Eksisjambi.com – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Pada Minggu (9/8/2026), gunung api tersebut terpantau mengeluarkan kepulan asap tebal dari kawah, menandakan aktivitas di dalam tubuh gunung masih berlangsung dan terus dipantau oleh petugas.
Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menaikkan status Gunung Sinabung dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) pada 1 Agustus 2026 setelah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.
Berdasarkan hasil pengamatan visual terbaru, kepulan asap tampak membumbung dari kawah dengan intensitas yang cukup tebal. Selain pengamatan visual, petugas juga terus memonitor aktivitas kegempaan serta berbagai parameter vulkanik lainnya untuk mendeteksi perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.
Meski belum terjadi erupsi besar, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh PVMBG.
Warga diimbau agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi akibat erupsi sebelumnya. Selain itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari puncak Gunung Sinabung, serta 3,5 kilometer pada sektor selatan hingga tenggara karena berpotensi terdampak bahaya aktivitas vulkanik.
Pemerintah bersama petugas pemantau gunung api akan terus melakukan pengawasan secara intensif terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat apabila terjadi perubahan kondisi.
Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG, Badan Geologi, maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).*







