Home / Daerah / Kota Sungai Penuh / Nasional / News

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Pemkot Sungai Penuh Jadi Rujukan, Dinkes Sarolangun Belajar Peningkatan Layanan Kesehatan dan Program ILP

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH, Eksisjambi.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh menerima kunjungan studi banding dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun dalam rangka memperkuat sinergi dan berbagi pengalaman terkait peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh Alpian, SE., MM., Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Gunardi, SKM., MM., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun Bambang Hermanto, SKM., MM., serta seluruh kepala puskesmas dari kedua daerah.

Kunjungan ini menjadi wadah untuk bertukar informasi mengenai berbagai strategi peningkatan layanan kesehatan, khususnya penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang saat ini menjadi salah satu fokus penguatan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun, Bambang Hermanto, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Ia berharap melalui studi banding tersebut, pihaknya dapat memperoleh berbagai pengalaman dan inovasi yang dapat diterapkan di Kabupaten Sarolangun.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lendra Wijaya Menghadiri Acara Pawai Budaya HUT RI 78 di Kota Sungai Penuh Semarak

Sementara itu, Sekda Kota Sungai Penuh Alpian menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, studi banding merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus saling bertukar pengetahuan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Di Kota Sungai Penuh, penerapan Integrasi Layanan Primer terus kami perkuat melalui integrasi pelayanan di Posyandu, Pustu, hingga Puskesmas dengan mengedepankan upaya promotif dan preventif,” ujar Alpian.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian Pemerintah Kota Sungai Penuh di sektor kesehatan. Di antaranya percepatan penanganan stunting melalui Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah), keberhasilan penerapan ILP yang memperoleh penilaian baik, peningkatan cakupan imunisasi, serta berbagai inovasi pelayanan kesehatan lainnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat Tentang Listrik Di Desa Pantai Gading Dan Kemuning Sudah Terwujud

Menurut Alpian, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta dukungan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan mudah diakses.

Ia berharap kunjungan studi banding ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga mampu melahirkan berbagai gagasan dan inovasi baru yang dapat diterapkan di masing-masing daerah.

“Semoga kunjungan ini memberikan manfaat dan menjadi ruang untuk saling belajar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun semakin erat, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di kedua daerah.*

Share :

Baca Juga

Daerah

Kejari Sungai Penuh Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi PJU Kerinci, Audit BPKP Jadi Penentu

Daerah

Filosofi Kupu-Kupu, Mengundang Tanpa Mengejarnya
Jaringan 10G China

Internasional

China Resmi Luncurkan Jaringan 10G Pertama di Dunia

Advertorial

Sekda Tanjab Barat Mengikuti RakorĀ  Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2023 Secara Virtual
Wawako Azhar Hamzah

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Unjuk Karya SMKN 2 Sungai Penuh

Advertorial

Wabup Hairan Gelar Buka Puasa Bersama Awak Media dan HMI Cabang Tanjung Jabung Barat

Advertorial

Bamus DPRD Kota Sungai Penuh melaksanakan Kunjungan Kerja

Daerah

Wakil Ketua I DPRD Hardizal Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT Kabupaten Pesisir Selatan ke-78