Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:56 WIB

Ancaman Virus Nipah di Asia Tenggara, Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan

virus nipah

virus nipah

Jakarta, Eksisjambi.com – Ancaman penyebaran virus Nipah yang berasal dari India dan Bangladesh mulai membuat sejumlah negara di Asia Tenggara meningkatkan kewaspadaan, termasuk Indonesia. Meski hingga saat ini belum di temukan kasus positif di Tanah Air, pemerintah memastikan langkah antisipasi telah di siapkan secara serius.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyatakan telah melakukan berbagai upaya pencegahan untuk mengantisipasi potensi masuknya virus mematikan tersebut. Salah satu langkah utama adalah memperketat pengawasan di pintu masuk negara, seperti bandara dan pelabuhan internasional.

Selain itu, para pelaku perjalanan internasional juga dipantau melalui sistem skrining kesehatan guna mendeteksi kemungkinan gejala sejak dini. Pemeriksaan kesehatan di lakukan sesuai dengan protokol yang telah di tetapkan.

Baca Juga :  CERDIK Lawan “Silent Killer”: Dinkes Tabanan Ajak Masyarakat Cegah Penyakit Tidak Menular Sejak Dini

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa Indonesia telah siap dari sisi deteksi laboratorium apabila di temukan kasus yang di curigai.

“Kita sudah mempersiapkan, sudah sosialisasi dan kita sudah siapkan reagen PCR-nya sama seperti virus, di tes pakai PCR,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Lebih lanjut, Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan utama. Kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan menghindari kontak dengan hewan liar menjadi hal penting yang perlu di perhatikan.

Baca Juga :  Dinsos Kota Sungai Penuh Berikan Fasilitas Dasar bagi Orang Terlantar Asal Bandung

Sebagai informasi, virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, dengan kelelawar sebagai inang alami. Penularan juga dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi atau konsumsi makanan yang terkontaminasi.

Pemerintah memastikan akan terus memantau perkembangan situasi global terkait virus Nipah dan siap mengambil langkah lanjutan apabila di perlukan demi melindungi kesehatan masyarakat Indonesia.*”

Share :

Baca Juga

Daerah

Paripurna Tanda Tangani Nota Kesepakatan Bersama Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2021

Nasional

Menteri AHY Evaluasi Progres Yang Dicapai Kementerian
Formasi Baru PAN Jambi

Daerah

Formasi Baru, PAN Umumkan 11 Ketua DPD Baru Se-provinsi Jambi
Bupati kerinci

Advertorial

Bupati Monadi Lantik PAW Kepala Desa Semumu dan Koto Simpai

Daerah

Bupati Kerinci Adirozal Hadiri Pembukaan TMMD Ke-114 Tahun 2022.
Dekranasda Sungai Penuh

Daerah

Azhar Hamzah Berharap Gedung Dekranasda Menjadi Sektor UMKM

Daerah

Wako Alfin Dampingi Wagub Jambi Tinjau Pelaksanaan SPMB di SMAN 2 Sungai Penuh

News

Pendaki Bisa Taklukkan Gunung Kerinci via Solok Selatan Hanya 30 Jam