Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:55 WIB

ASN Dharmasraya yang Dipecat Tanpa Penjelasan, Kini Cari Keadilan 

Ilustrasi ASN Dharmasraya

Ilustrasi ASN Dharmasraya

PADANG, EksisJambi.com – Suara lirih dan mata berkaca-kaca menggambarkan luka mendalam yang di rasakan seorang ibu muda bernama Anike Maulana, atau akrab di sapa Nike pada Kamis (30/10/2025).

ia datang ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat di Padang dengan menggenggam map cokelat berisi surat keputusan pemecatan diri nya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Camat Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya.

Sejak 1 Oktober 2025, status Nike sebagai abdi negara resmi di cabut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Dharmasraya.

Namun, yang membuatnya benar-benar terpukul bukan hanya karena kehilangan pekerjaan, melainkan karena ia tidak pernah tahu kesalahannya.

 “Saya tidak pernah bolos, tidak pernah menolak tugas. Tapi tiba-tiba di berhentikan tanpa alasan,” ujar Nike lirih sambil menahan air mata di hadapan awak media.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sungai Penuh Hadiri Malam Pergelaran Seni Budaya

Nike menceritakan bagaimana suasana di tempat kerjanya perlahan berubah sebelum keputusan itu keluar. Rekan-rekan sekantor mulai menjauhinya, dan aksesnya ke sistem kepegawaian di blokir tanpa penjelasan.

Dan Ia mengaku sudah mencoba mencari keadilan dengan melapor ke berbagai pihak mulai dari atasan langsung, Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga Gubernur Sumatera Barat namun tak satu pun memberikan tanggapan.

Kini, dengan penuh harap dan di temani putri kecilnya, Nike datang ke PWI Sumbar untuk meminta bantuan dan mencari keadilan.

Ia hanya ingin tahu alasan di balik pencabutan status ASN-nya, yang selama ini ia perjuangkan dengan dedikasi dan kerja keras.

Kasus yang di alami Nike menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi dan perlindungan terhadap ASN, terutama bagi mereka yang tidak memiliki posisi atau kekuasaan kuat di birokrasi.

Baca Juga :  Pemerintah Beri Kepastian Baru untuk PPPK, Kontrak Bisa Diperpanjang hingga Usia Pensiun

“Saya hanya ingin kejelasan. Kalau saya salah, saya siap di periksa. Tapi jangan di amkan saya seperti ini,” ucapnya lirih.

Sementara itu, pihak PWI Sumbar menyatakan siap membantu menyuarakan kasus ini agar mendapat perhatian dari pihak berwenang.

Kasus Anike Maulana kini menjadi simbol perjuangan seorang perempuan tegar dalam menghadapi sistem yang di anggap tidak adil.

Masyarakat berharap suara lirihnya akan sampai ke telinga mereka yang memiliki wewenang agar keadilan benar-benar bisa di tegakkan.

Apakah suara seorang ibu muda seperti Nike akan mendapat keadilan yang layak? Waktu yang akan menjawab.(*)

Sumber : Padang TV

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati  Adirozal: penting kejelasan laporan penyakit pasien yang meninggal dunia
Kemenko Polhukam

Daerah

Cegah Korupsi Pengadaan Barang/Jasa, Kemenko Polkam Tingkatkan Kapabilitas APH dan APIP

Bangko

Bupati Merangin H. M Syukur Lantik 15 Pejabat Tinggi Pratama
kode redeem MLBB 2026 Terbaru

Daerah

Daftar Kode Redeem Mobile Legends: Bang Bang Terbaru Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026, Lengkap dengan Cara Klaim

Internasional

ASEAN dan UN ESCAP Perkuat Kerja Sama Strategis

Advertorial

Bentuk Keseriusan Maju di Pilkada, Dilla Door To Door Ke Warga
Kerinci 100 akan digelar 4–5 April 2026

Daerah

Kerinci Siap Menyambut Dunia, Ajang Kerinci 100 Digelar Awal April 2026

Advertorial

Bupati H. Adirozal Pimpin Apel Siaga Karhutla