Home / Advertorial / Daerah / Kerinci / News

Selasa, 6 Juni 2023 - 12:08 WIB

Bupati H. Adirozal Pimpin Apel Siaga Karhutla

Eksisjambi.com,Diskominfo Kab.Kerinci – Bupati Kerinci, Dr. H. Adirozal, M.Si, memimpin apel siaga karhutla yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, seperti BMKG Depati Parbo, Pos PGA Gunung Kerinci PUPR, Damkar SAT PolPP, TNI POLRI, Bencal Kota, TNKS, KPKPH, PLTA, DISHUB, TRC BPBD Kabupaten/Kota, Apel dilaksanakan di lapangan Kantor BPBD Kabupaten Kerinci Bukit Tengah, pada Selasa 6 Juni 2023.

Bupati Kerinci Dr.H. Adirozal, M.S Mengatakan prakiraan dari Stasiun Meteorologi Depati Parbo Kerinci, musim kemarau diperkirakan dimulai pada Mei dasrian 1 dengan sifat normal, dan diperkirakan berlangsung hingga bulan Oktober 2023. Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Juli. Kondisi cuaca ini membutuhkan kewaspadaan terhadap penurunan curah hujan yang dapat menyebabkan munculnya titik panas atau hot spot yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, juga berpotensi mengurangi ketersediaan air bersih dan mengakibatkan kekeringan pada lahan pertanian.

Baca Juga :  Ketua DPRD Fajran Hadiri Pengukuhan Paskibraka Kota Sungai Penuh Tahun 2021

Dalam menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kerinci menyambut baik pelaksanaan apel kesiagaan kebakaran hutan dan lahan sebagai langkah awal dalam menghadapi potensi kejadian tersebut di masa depan. Bupati Kerinci menekankan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak mengenal batasan, baik itu hutan lindung, cagar biosfer, hutan tanaman industri, maupun perkebunan milik masyarakat. Oleh karena itu, kerjasama yang baik antara seluruh stakeholder sangat diperlukan, sejalan dengan semboyan “Bencana Urusan Bersama” yang tercermin dalam logo pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media massa.

Bupati Kerinci juga menyoroti fakta bahwa kebakaran hutan dan lahan umumnya disebabkan oleh ulah manusia. Oleh karena itu, Bupati menginstruksikan kepada camat untuk segera mengumpulkan seluruh kepala desa/lurah guna mensosialisasikan penanganan karhutla dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Bupati Kerinci berharap masyarakat yang tinggal di sekitar hutan menjadi aktor utama dalam upaya pencegahan karhutla, karena kesadaran masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan adalah kunci keberhasilan dalam mencegah kebakaran tersebut.

Baca Juga :  Kepala Badan Perpustakaan Nasional Resmikan Gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Tebo

Bupati Kerinci menutup pidatonya dengan meminta seluruh petugas di lapangan, termasuk TNI/POLRI, petugas pemadam kebakaran, tim reaksi cepat penanggulangan bencana, masyarakat, dan seluruh stakeholder terkait lainnya, untuk tetap siaga dan memastikan peralatan siap setiap saat.

Karhutla bukanlah masalah sepele, tetapi merupakan ancaman serius bagi kehidupan kita. Kebakaran hutan dan lahan dapat merusak habitat flora dan fauna yang langka, mengancam keberlanjutan ekosistem, serta mengakibatkan kerugian materiil dan kerugian nyawa manusia,” Pesan Bupati,(*).

Share :

Baca Juga

Advertorial

Horee!!…Presiden Jokowi Bakal Kunjungi Kota Sungai Penuh dan Kerinci
Hari Ibu Nasional

Advertorial

Hari Ibu Nasional, Wako Alfin: Ingat, Perempuan Pilar Membangun Generasi

Daerah

Waspada Penipuan Haji Ilegal, Tiga WNI Ditangkap di Makkah

Daerah

IAIN Kerinci Gelar Pesantren Kilat & MOA Bersama Rutan Sungai Penuh

Advertorial

Safari Ramadhan di Hamparan Rawang, Gubernur Al Haris Disambut Antusias Warga

Bangko

Sigap. Kurang Dari 24 Jam, Polres Merangin Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan, Dua Tersangka Berhasil Diamankan

Daerah

Sejarah Gempa Bumi Jawa Barat Tahun 1862

Advertorial

Wagub Sani Resmi BukaFestival Kerinci Ke XX Tahun 2022