Home / Internasional / Nasional / Nasional / News

Selasa, 4 Maret 2025 - 16:54 WIB

Barantin Sertifikasi Ekspor Kelapa Indonesia Ke Lebih 100 Negara

Eksisjambi.com,Jakarta – Data sistem Best Trust Badan Karantina Indonesia (Barantin) menunjukkan bahwa ekspor kelapa Indonesia telah menembus lebih dari 100 negara dengan total ekspornya pada tahun 2024 sebesar 1,097,349 ton. Selain ke Cina, sebagai tujuan ekspor utamanya, kelapa Indonesia juga banyak diekspor ke Malaysia, Thailand, India, Australia, Amerika, Vietnam dan Jerman.

“Memang tiap tahun jumlah ekspornya fluktuatif, penyebabnya bukan karena perjanjian atau protokol kerjasama, tapi bisa karena harga, jumlah produksi dan lainnya,” ungkap Bambang, Deputi Bidang Karantina Tumbuhan Barantin melalui keterangan tertulis (4/3) di Jakarta.

Dari data Best Trust Barantin tercatat bahwa Barantin telah mensertifikasi ekspor kelapa dan produk turunannya tertinggi adalah pada tahun 2023 yaitu sebanyak 1,45 juta ton, hal tersebut salah satunya karena menurut data Badan Pusat Statistik, bahwa terjadi peningkatan produksi sebesar 0,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan pada tahun 2022 ekspornya tercatat sebanyak 1,28 juta ton, tahun 2021 sebanyak 1,18 juta ton, dan tahun 2020 adalah sebanyak 1,18 juta ton. Pada tahun 2025, ekspor kelapa bulat pada Januari hingga Februari adalah sebanyak 181.500 ton.

Baca Juga :  Wagub Sani Bawa Dana Rp. 550 Juta dan 10 Ton Beras Ke Sumatera Utara 

Kelapa Indonesia diekspor dalam 22 jenis produk, diantaranya kelapa bulat, bungkil, minyak, santan, kelapa parut, air kelapa, tepung, serbuk (media tanam), gula kelapa, dan tempurung. Seluruh produk turunan kelapa ini dapat dilakukan ekspor tanpa melalui perjanjian protokol bilateral kedua negara.

Bambang menjelaskan bahwa pada awal tahun 2022, Cina meminta perjanjian protokol produk kelapa kepada pemerintah Indonesia melalui Badan Karantina Pertanian. Namun, setelah dilakukan sejumlah kajian, protokol tersebut ternyata tidak selalu berdampak positif bagi petani kelapa. Hal tersebut, karena protokol memberikan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh negara pengekspor sebelum produknya masuk ke suatu negara. Persyaratan tersebut seperti harus adanya registrasi kebun, rumah kemas, ketentuan bebas Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) sesuai ketentuan negara tujuan beserta rekaman monitoringnya.

Persyaratan ini menurut Bambang, dirasakan terlalu memberatkan petani kelapa, karena sebagian besar perkebunan kelapa di Indonesia merupakan perkebunan rakyat. Oleh karena itu, Barantin meminta kepada pemerintah Cina agar protokol hanya diberlakukan untuk komoditas kelapa muda segar. Pasca pertemuan bilateral kedua negara, akhirnya berbagai produk kelapa dan turunannya tidak mengalami kendala ekspor hingga saat ini.

Baca Juga :  Daftar Kode Redeem MLBB Terbaru, Segera Klaim Sebelum Kedaluwarsa!

Bambang berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi untuk membantu petani, UMKM dan eksportir kelapa Indonesia agar dapat meningkatkan ekspornya terutama produk yang sudah di hilirisasi agar dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Protokol bukan satu-satunya jalan untuk melakukan ekspor produk pertanian. Protokol diperlukan saat kita memerlukan akses pasar baru yang dipersyaratkan oleh negara tujuan ekspor. Jadi, jika produk pertanian kita dapat diterima oleh negara tujuan tanpa ada protokol, justru itu akan memudahkan petani karena kita hanya berfokus pada pemenuhan ketentuan fitosanitari yang berlaku secara internasional, bukan pada kepentingan bilateral,” pungkas Bambang.(*)

 

Share :

Baca Juga

Humas POLRI

Internasional

Peringati Hari Jadi ke-74, Humas Polri Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah

Daerah

Keris Pendok Anggo Lumping, Pusaka Sakral Simbol Persatuan Depati Nan Bertujuh di Tanah Mendapo Sungai Penuh
Kodim 0417/Kerinci melaksanakan latihan Peraturan Sikap Militer

Daerah

Personel Kodim 0417/Kerinci Tingkatkan Profesionalisme Melalui Latihan PSM
Smartphone

Internasional

Sekarang iPhone 17 Pro Harus Hormat Ke Huawei dan Oppo
Pemekaran Kerinci

Advertorial

Pemekaran Kerinci Terus Didorong, Bupati Monadi Klaim DOB Paling Siap
Jambore PKK Kota Sungai Penuh

Daerah

Meriah! Jambore PKK & Pasar Rakyat Kota Sungai Penuh Siap Guncang Lapangan Mereka 
Bupati Kerinci Monadi

Advertorial

Bupati Monadi Resmikan Pelayanan RSUD Kabupaten Kerinci
Piala Dunia 2026

Internasional

Fans Batalkan Tiket, FIFA Gelar Pertemuan Darurat Terkait Reaksi Negatif Piala Dunia 2026