ACEH & SUMATERA UTARA, http://Eksisjambi.com– Setelah beberapa hari di landa cuaca ekstrem akibat pengaruh Siklon Tropis Senyar, kondisi atmosfer di sebagian besar wilayah Sumatera akhirnya menunjukkan perbaikan signifikan.
Siklon Tropis Senyar di nyatakan punah dan keluar dari wilayah Indonesia sejak kemarin sore, dan hingga Jumat pagi, 28 November pukul 07.48 WIB, tidak lagi terdeteksi dalam pengamatan satelit.
Di wilayah Aceh, cuaca secara umum di laporkan cerah berawan hingga berawan, menandai berakhirnya rangkaian hujan lebat dan angin kencang yang sebelumnya melanda sejumlah daerah.
Aktivitas masyarakat mulai kembali normal, dan potensi cuaca ekstrem di nyatakan sudah tidak berpengaruh dari eks-Siklon Senyar.
Sejumlah wilayah pesisir yang sebelumnya waspada terhadap potensi gelombang tinggi, kini juga mengalami penurunan aktivitas angin dan kondisi laut yang berangsur stabil.
Sementara itu, daerah Sumatera Utara masih mencatat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, berdasarkan pantauan satelit cuaca. Namun demikian, kondisi ini tidak lagi di picu oleh sirkulasi Senyar, melainkan dinamika lokal dan sisa kelembapan atmosfer.
Prakiraan cuaca menunjukkan bahwa hujan tersebut di perkirakan berakhir hari ini, seiring melemahnya pertumbuhan awan konvektif di wilayah tersebut.
Dengan berakhirnya pengaruh Siklon Tropis Senyar, aktivitas masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan wilayah Sumatera lain yang terdampak kini mulai pulih.
Arus transportasi darat dan laut yang sebelumnya terganggu juga berangsur kembali normal.
Pemerintah daerah tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca lokal, termasuk hujan sesaat, angin kencang, atau gelombang laut yang bisa muncul akibat perubahan cuaca pasca-siklon.(*)







