Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:40 WIB

BNPB Perkuat Pendampingan Posko di Padang Panjang Sumatera Barat

BNPB Perkuat Pendampingan Posko

BNPB Perkuat Pendampingan Posko

Sumbar,http://Eksisjambi.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak hanya mengaktifkan Pos Pendamping Nasional atau Pospenas di pusat pemerintahan Sumatra Barat. Kepala BNPB juga menginstruksikan pejabat dan personel terjun langsung mendampingi pos komando (posko) kabupaten dan kota terdampak.

Hal tersebut tampak saat BNPB turut memberikan semangat kepada para personel gabungan tim pencarian dan pertolongan (SAR) di Kota Padang Panjang di hari ke-12, Selasa (9/12). Sejumlah personel dari Basarnas, TNI, Polri, PMI, BPBD dan unsur terkati di pemerintah kota.

Sebelum operasi mulai, apel pagi di lakukan untuk menargetkan titik-titik pencarian dan memastikan prosedur keamanan dan keselamatan selama operasi.

Koordinator tim SAR gabungan tersebut di pimpin oleh Basarnas. Tim SAR tersebut menjadi bagian dari bidang-bidang yang di aktifkan di bawah komando Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Pemerintah Kota Padang Panjang.

Baca Juga :  Hari HAB, Wako Alfin Inginkan Kemenag Kuat Menjaga Sinergitas

Pada siang ini, Lembah Anai terpantau hujan lebat sehingga ini mengganggu proses pencarian korban di lokasi terdampak.

Penanggung jawab BNPB wilayah Padang Panjang Rudi Supriyadi menyampaikan, pihaknya terus memantau dan memastikan dukungan sumber daya yang di butuhkan dalam operasi pencarian.

Selain itu, BNPB juga melakukan pendampingan untuk mendata estimasi nilai usulan infrastruktur jalan dan jembatan maupun bantuan logistik yang di butuhkan di wilayah terdampak.

Wilayah terdampak Kota Padang Panjang berada pada 8 kelurahan di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Padang Panjang Barat dan Padang Panjang Timur.

Data BNPB pada hari ini, Selasa (9/12), pukul 13.00 WIB, tercatat di Padang Panjang korban meninggal 19 jiwa, hilang 32 jiwa dan luka-luka 4 jiwa. Total rumah rusak mencapai 234 unit.

Hingga Senin (8/12), pukul 20.00 WIB, sejumlah akses jalan terputus. Titik kerusakan infrastruktur jalan berada di akses jalan lintas nasional Kota Padang ke Kota Padang Panjang sepanjang 1 km. Dampak lain berada di jalan lintas kecamatan di Kelurahan Koto Katik, Kelurahan Silaing Bawah, Kelurahan Pasar Usang dan Kelurahan Kampung manggis. bJalan terputus akibat material longsor.

Baca Juga :  Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

Terkait dengan kondisi akses yang masih berpotensi bahaya, dinas terkait telah memberikan imbauan kepada warga yang melintasi jalur lintas Padang Panjang ke Pariaman untuk selalu waspada.

Upaya penanganan darurat di wilayah ini masih terus berjalan, seperti perbaikan akses jalan dengan pengerahan alat berat, pembersihan material longsor dan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

BNPB telah memberikan dukungan bantuan pangan dan non-pangan untuk masyarakat Padang Panjang. Sedangkan pemerintah daerah telah memfasilitasi pengungsi untuk menempati hunian sementara berupa rusunawa maupun rumah sewa. (*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kantor Pertanahan Sungai Penuh Terima Penghargaan dari Ombudsman Jambi

Daerah

Paripurna Penyampaian KUA-PPAS Tahun 2023 Ke DPRD
pria meninggal dunia

Daerah

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Desa Semumu Kerinci, Diduga Akhiri Hidup
HUT Ke-63 Bank Jambi

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Hadiri HUT Bank Jambi ke-63, Dorong Transformasi Digital

Advertorial

Wako Ahmadi Resmi Tutup Jambore PKK Tingkat Kota Sungai Penuh Tahun 2024

Daerah

Seorang Warga Tanjabtim di Terkam Buaya, Tim SAR lakukan Pencarian
Pemkot Sungai Penuh raih penghargaan nasional dari BKKBN

Kota Sungai Penuh

Kota Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional Penurunan Stunting 2026

Daerah

Wako Ahmadi Hadiri Pelantikan Pengurus PDBI Kota Sungai Penuh