Magelang, eksisjambi.com – Wisatawan kembali mendapat kesempatan langka untuk menikmati keindahan matahari terbit dari puncak Candi Borobudur. Sejak 15 Juli 2025, program “Sunrise at Borobudur” resmi dibuka kembali dengan kuota terbatas hanya 100 pengunjung per hari.
Untuk bisa mengikuti pengalaman eksklusif ini, setiap wisatawan perlu merogoh kocek Rp1 juta per orang. Meski tarifnya terbilang tinggi, penyelenggara menjamin fasilitas sepadan dengan harga yang ditawarkan.
Setiap peserta akan mendapat perlengkapan khusus berupa sandal Upanat yang ramah terhadap struktur candi, pendampingan pemandu wisata lengkap dengan senter, hingga sajian makan dan minum setelah turun dari area candi. Dengan paket ini, wisatawan dapat menikmati momen sunrise langsung dari puncak stupa Borobudur yang sarat nuansa magis dan spiritual.
Kegiatan dimulai sejak pukul 04.30 WIB melalui pintu masuk 7 kompleks Candi Borobudur. Wisatawan akan dipandu menaiki tangga menuju puncak, lalu disuguhi panorama langit pagi yang perlahan menyinari relief-relief Buddha.
“Pengalaman ini tidak sekadar wisata, melainkan juga memberikan suasana tenang dan reflektif di situs warisan dunia UNESCO,” ujar penyelenggara dalam keterangan resminya.
Program sunrise di Candi Borobudur sebelumnya sempat dihentikan karena alasan konservasi dan pengaturan jumlah pengunjung. Dengan sistem baru ini, pengelola berharap keindahan candi tetap terjaga, sekaligus menghadirkan wisata berkualitas dan eksklusif.
Bagi wisatawan yang ingin mencoba, pemesanan tiket wajib dilakukan lebih awal mengingat kuota harian sangat terbatas. Dengan konsep limited experience, sunrise Borobudur kini menjadi salah satu daya tarik utama wisata premium di Indonesia.(*)







