Home / Advertorial / News / Tanjab Timur

Sabtu, 26 April 2025 - 18:12 WIB

Komisi I Evaluasi LKPJ Bupati Tanjabtim Tahun 2024. Terkait Laporan Dalam Agenda Paripurna DPRD Tanjabtim.

Eksisjambi.com. Tanjab Timur – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjatim) menyampaikan laporan hasil evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Gedung DPRD setempat. Jum’at (25/4/2025).

Rapat ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD, Sekda Tanjatim, unsur Forkopimda, pejabat Pemerintah Daerah, serta undangan lainnya. Dalam penyampaian Komisi I, Nugraha Setiawan mengapresiasi kepada Pimpinan Dewan atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan laporan hasil pembahasan bersama TAPD dan OPD terkait.

Berikut sejumlah sorotan dan rekomendasi penting dari Komisi I terhadap kinerja OPD: Dinas Dukcapil Anggaran sebesar Rp5,46 miliar terealisasi 98,36%. Komisi I merekomendasikan peningkatan infrastruktur layanan kependudukan dan koordinasi dengan Diskominfo terkait jaringan internet, serta penguatan sosialisasi pentingnya dokumen kependudukan. Badan Kesbangpol
Realisasi anggaran 98,73%. Rekomendasi mencakup penyelesaian konflik tapal batas, pendataan WNA, dan pengawasan terhadap Ormas/LSM.

Baca Juga :  Ada 25 WNA Tinggal di Kerinci dan Sungai Penuh

Satpol PP dan Damkar
Realisasi 96,97%. Direkomendasikan pengawasan terhadap aktivitas Ram Sawit dan peningkatan kecepatan respon penanganan kebakaran. BKPSDMD
Realisasi 89,51%. Komisi mendorong koordinasi dengan pemerintah pusat soal penyelesaian status pegawai non-ASN. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Realisasi 94,72%. Disarankan peningkatan sosialisasi perpustakaan digital, pembinaan perpustakaan sekolah, dan pengawasan arsip daerah. BPBD
Realisasi 94,71%. Komisi menyoroti pentingnya kesiapsiagaan bencana, respon cepat, dan koordinasi antar OPD.

Dinas Perhubungan
Realisasi 91,34%. Perlu koordinasi pengawasan Ram Sawit dan peningkatan keselamatan transportasi air. Inspektorat Daerah
Realisasi 98,07%. Disarankan audit ke desa terpencil dan peningkatan kapasitas auditor. Sekretariat Daerah

Tiga bagian (Hukum, Pemerintahan, Organisasi) realisasi rata-rata di atas 94%. Komisi mendorong pendampingan hukum bagi masyarakat, pengawasan SDM, dan pengelolaan lahan. Diskominfo
Realisasi 96,63%. Disorot pentingnya penertiban situs judi online dan pemerataan jaringan internet hingga desa.

Baca Juga :  Malam Nisfu Syaaban, Momentum Tingkatkan Iman dan Persiapan Menuju Ramadan

Dinas PMD Realisasi 98,04%. Ditekankan pengawasan terhadap BUMDes dan aset desa. Kecamatan (11 kecamatan) Rata-rata realisasi di atas 90%, kecuali Kuala Jambi (85,69%) dan Berbak (87,15%). Komisi menyoroti permasalahan anggaran perbaikan jalan di Sadu, pengawasan distribusi pangkalan gas, serta koordinasi perbaikan infrastruktur pasca-hujan.

Catatan untuk Sekretariat DPRD Komisi I berharap Sekretariat DPRD lebih aktif dalam menyampaikan informasi kegiatan dan memfasilitasi kegiatan kedewanan secara maksimal. Laporan ini menjadi dasar evaluasi dan rekomendasi bagi Bupati dan OPD untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik di tahun-tahun mendatang.(Mul).

Share :

Baca Juga

Daerah

Kebatinan: Jalan Spiritual untuk Mengolah Batin dan Mendekatkan Diri kepada Tuhan

Advertorial

Gubernur Al Haris Tinjau Jalan di Renah Pemetik Kabupaten Kerinci
BSSN dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk mematangkan kerja sama strategis penguatan keamanan siber

Daerah

BSSN dan Jasa Marga Matangkan Kerja Sama Strategis Penguatan Keamanan Siber

Advertorial

H Mukti Tandatangani Hibah Barang Milik Negera Sekaligus Usulan Optimalisasi dan Pengembangan Perumda Tirta Merangin 2025

Daerah

3 Tokoh Populer Kerinci Turun Gunung Untuk Memenangkan Monadi -Murison 

Daerah

Tak Terbendung Ribuan Masyarakat Sabak Timur Nyatakan Sikap Menangkan Dillah Hich – Muslimin Tanja

Internasional

INDOMALPHI JWG TCA ke-30 Digelar di Bandung, Perkuat Keamanan Maritim Kawasan

Daerah

Jelang Pilkada 2024 PD IWO Kerinci-Sungai penuh Siap Tangkal Hoax