Home / Bangko / Daerah / News

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:51 WIB

Bupati M. Syukur Ajak Warga Bijak Bermedsos dan Tolak Hujatan

 

Eksisjambi.com, Bangko – Bupati Merangin, M. Syukur, mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan media sosial dengan cara yang bijak, cerdas, dan bertanggung jawab.

 

Ajakan ini disampaikan mengingat semakin maraknya penyebaran informasi yang hanya dari satu sisi, ucapan yang menyakiti atau menghujat, serta tindakan membuka aib orang lain di dunia maya—hal-hal yang dikhawatirkan dapat merusak keharmonisan dan tatanan kehidupan bermasyarakat.

 

Pesan penting itu disampaikan Bupati M. Syukur saat melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Baitussalam, Lorong Kampar, RT 09, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, pada hari Jumat, 10 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, beliau didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Zulhifni, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Merangin.

 

Bupati menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menolak atau melarang kritik dari masyarakat. Menurutnya, menyampaikan pendapat dan mengawasi jalannya pemerintahan adalah hak yang dijamin oleh konstitusi dalam sistem demokrasi yang dianut bangsa ini. Namun, ia berharap agar kritik tersebut disampaikan dengan cara yang benar, sopan, dan bersifat membangun.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Hadiri Kegiatan Haul Ke 12 Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab

 

“Mengkritik pemerintah itu boleh, itu hak kita semua. Jika ada kebijakan yang dirasa belum tepat atau belum menguntungkan masyarakat, silakan sampaikan. Bisa dengan menulis surat langsung kepada saya, atau datang ke kantor untuk berbicara secara baik-baik. Saya tidak akan marah mendengar masukan yang jujur dan jelas,” tegasnya.

 

Beliau menyampaikan rasa prihatin melihat media sosial justru sering dijadikan tempat untuk menyerang, menghujat, atau menghakimi seseorang secara sepihak tanpa memeriksa kebenaran informasi terlebih dahulu dan sebelum ada kepastian hukum. Ia mengingatkan agar masyarakat tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah serta sikap saling menghormati dan menghargai, yang merupakan ciri khas luhur budaya bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Kumpulkan Kabinet Merah Putih di Hambalang

 

“Mari kita terapkan prinsip praduga tidak bersalah. Sikap saling menghormati dan menghargai adalah jati diri bangsa yang harus selalu kita pelihara dan jaga bersama,” tambahnya.

 

Selain menjadi wadah penyampaian pesan kepada warga, kegiatan Subuh Keliling yang telah memasuki putaran ketujuh ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada fakir miskin, anak yatim, dan kaum duafa sebagai bentuk kepedulian sosial. Bupati M. Syukur berharap kegiatan ini dapat menjadi jembatan komunikasi yang positif antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana ibadah dan ruang diskusi yang langsung, terbuka, serta bermanfaat bagi kemajuan daerah. *Bas R*

Share :

Baca Juga

Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu

Daerah

Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu 2026 Mengacu UMP/UMK 

Daerah

Terapkan Prokes , Wawako Antos Buka seminar And Relations Up To Date (STAR UP)
Tradisi Pelepasan Jamaah Haji di Kota Sungaipenuh

Daerah

Tradisi Pelepasan CJH Depati Payung Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh
Wakapolda Jambi

Daerah

Wakapolda Jambi Hadiri Jalan Santai HUT Provinsi Jambi ke-69

Daerah

Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) Resmi Hadir Di Tebo

Advertorial

Pasiter Satgas TMMD Bantu Penyelesaian Plesteran Dinding MCK

News

Hj. Hesnidar Haris Lantik Dekranasda dan Bunda PAUD

Advertorial

Ketua DPRD Lendra menghadiri undangan Pertemuan Rapat Umum Pemegang Saham Bank Jambi