Religi, http://Eksisjambi.com – Zikir merupakan salah satu amalan ringan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Melalui zikir, seorang muslim dapat mengingat Allah SWT, memperkuat keimanan, serta mendekatkan diri kepada-Nya.
Dalam hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa terdapat empat kalimat yang menjadi ucapan paling di cintai oleh Allah SWT.
Empat kalimat tersebut adalah Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaha illallah, dan Allahu Akbar. Keempatnya di kenal sebagai zikir utama yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan seorang muslim.
Berikut penjelasan makna dari masing-masing zikir:
1. Subhanallah (Tasbih)
Kalimat Subhanallah berarti menyucikan Allah SWT dari segala bentuk kekurangan dan sifat yang tidak layak bagi-Nya. Dengan membaca tasbih, seorang hamba mengakui bahwa Allah Maha Sempurna dan terbebas dari segala kelemahan.
2. Alhamdulillah (Tahmid)
Kalimat Alhamdulillah merupakan bentuk pujian dan rasa syukur kepada Allah SWT atas seluruh nikmat yang di berikan, baik nikmat kesehatan, rezeki, kehidupan, maupun nikmat iman.
3. Laa ilaha illallah (Tahlil)
Kalimat Laa ilaha illallah merupakan kalimat tauhid yang menegaskan bahwa tidak ada Tuhan yang berhak di sembah selain Allah SWT. Kalimat ini menjadi dasar utama keimanan seorang muslim.
4. Allahu Akbar (Takbir)
Kalimat Allahu Akbar bermakna mengagungkan kebesaran Allah SWT. Zikir ini mengingatkan manusia bahwa kekuasaan Allah berada di atas segala sesuatu.
Selain empat kalimat tersebut, terdapat pula zikir pendek yang sangat di anjurkan karena memiliki keutamaan besar, yaitu:
“Subhanallah wa bihamdih”
Artinya: Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya.
Serta:
“Subhanallah wa bihamdih, Subhanallahil ‘Azim”
Artinya: Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung.
Dalam sejumlah hadis di sebutkan bahwa orang yang membiasakan membaca zikir tersebut sebanyak 100 kali dalam sehari akan mendapatkan keutamaan berupa pengampunan dosa, meskipun dosa tersebut di ibaratkan sebanyak buih di lautan.
Amalan zikir ini menjadi pengingat bahwa mengingat Allah SWT dapat di lakukan kapan saja dan di mana saja. Meski sederhana dalam ucapan, zikir memiliki nilai ibadah yang besar apabila di lakukan dengan ikhlas dan penuh penghayatan.*







