Home / Advertorial / Kota Sungai Penuh / News

Kamis, 6 Februari 2025 - 07:18 WIB

Kadis Khaidirman : Pencairan Dana Sertifikasi Guru Di Kota Sungai Penuh Menunggu Keputusan Menteri Keuangan

Eksisjambi.com, SungaiPenuh –  Kalangan Pendidik dalam Kota Sungai Penuh pertanyakan Sertifikasi Guru yang diisukan tidak dicairkan, menanggapi hal ini Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh Khaidirman kembali memberikan tanggapan terkait Sertifikasi Guru yang belum dicairkan.

Hal ini diungkapkannya pada awak media agar tidak terjadi asumsi negatif atau isu miring ditengah masyarakat. Sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh telah memaparkan kendala soal sertifikasi pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sungai Penuh (DPRD).

Pertemuan rapat itu sudah dilaksanakan pada hari Senin 13/1/2025, dipimpin oleh Ketua Komisi I Dahkir Yahya dan dihadiri oleh Wakil Ketua Haidir, Sekretaris Fery Ariasandi Termasuk anggota termasuk dan Kepala Sekolah SD dan SMP di lingkup Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Bupati H.Adirozal Serahkan Bantuan dan Penghargaan

Dari penelusuran awak media, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh juga telah melakukan koordinasi ke Badan keuangan daerah kota Sungai Penuh, terkait dengan Sertifikasi Guru, THR, dan Gaji 13 pada tanggal 3 Februari 2025. Adapun Faktor belum bisa disalurkan dikarenakan adanya Keputusan Menteri Keuangan (KMK) nomor 416 tahun 2024 tentang dana alokasi umum.

Saat dikonfirmasi Kepala Disdik Kota Sungai Penuh juga mengungkapkan bahwa proses pembayaran Sertifikasi guru setelah dikeluarkan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Keuangan R.I atau mekanisme Carry Over.

“Pembayarannya akan diproses setelah terbitnya SK dari Kementerian RI. Kemudian ada lagi sistem data yang disebut Carry Over, itu adalah mekanismenya, dalam hal ini Kita tetap mengikuti juknis dan aturan yang berlaku. Kami sudah memaparkan pada DPRD Kota Sungai Penuh terkait Sertifikasi guru pada pertemuan rapat beberapa minggu yang lalu, terkait Sertifikasi”jelasnya 28/1/2024

Baca Juga :  Gubernur Jambi Al Haris Kembali Adakan Pemutihan Pajak Kendaraan

“Sertifikasi yang diterima oleh guru itu juga melalui rekening ditransfer melalui Bank. Ini juga di pantau langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jadi tidak bisa sertifikasi itu disalahgunakan, mengapa saya sampaikan hal demikian, tujuannya ialah agar tidak terjadi kesalahpahaman atau miskomunikasi”. Pungkasnya (*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Adirozal Hadiri dan ikuti Pidato Presiden Jokowi

Bangko

Wabup Merangin Pimpin Rakor Pemberantasan Pekat

Advertorial

Pjs. Gubernur Sudirman Apresiasi Kerja Keras Dewan Dalam Menetapkan Badan Anggaran 2025
Pembangunan Pasar Beringin Jaya

Daerah

Peletakan Batu Pertama Pasar Beringin Wako Alfin Tekankan Mutu dan Keamanan Bangunan
Khasiat Buah Pepaya

Daerah

Pepaya, Buah Tropis Kaya Nutrisi dengan Segudang Manfaat Kesehatan

Internasional

Kosmos 482 dan Potensi Jatuhnya di Indonesia

Daerah

Ka.Kanim Kelas III Non TPI Kerinci Hadiri Rakor Timpora di Sarolangun

Advertorial

Pj Bupati Merangin Diajak Mendagri Keliling IKN