Home / Bangko

Senin, 10 Oktober 2022 - 22:36 WIB

Cita Rasa Kopi Jangkat Memikat Tim Evaluator UGG

Merangin.Eksisjambi.com — Kopi Jangkat yang selama ini cita dan rasanya sudah terkenal hingga ke belahan dunia, rupanya juga mampu memikat Tim Evaluator Unesco Global Geopark (UGG), yang melakukan assesmen pada hari ke Tiga.

Ini terlihat ketika Mr Babis C Fasoula dan Mr Alireza disaksikan Wabup Merangin Nilwan Yahya, serius menyaksikan pengelolaan kopi secara tradisional oleh ibu-ibu di Desa Simpang Talang Tembago Kecamatan Jangkat Timur, pada Senin 10/10/2022.

‘’Rasa kopi yang dikelola secara tradisional ini jelas beda dengan kopi yang dikelola secara modern. Kopi ini nikmat sekali,’’ujar Mr Babis C Fasoula dengan bahasa Inggris sebagaimana diterjemahkan oleh interpreter Malla Indra.

Pengelolaan kopi secara tradisional itu disaksikan Mr Babis C Fasoula dan Mr Alireza, mulai dari penjemuran buah kopi, pengupasan kulit kopi, mengsanggrai sampai penggilingan kopi menggunakan batu yang diputar dengan tangan.

Sementara itu sebelumnya, Tim Evaluator UGG setelah bermalam di sebuah homestay di kawasan Geopark Danau Pauh, pagi harinya Senin (10/10) usai sarapan pagi, menuju ke bantaran Danau Pauh.

Baca Juga :  Masyarakat Sungai Pinang Jamin Sumbang 85 Persen Suara Untuk Kemenangan Nalim-Nilwan

Dari dermaga  kecil di danau vulkanik itu, mereka naik perahu bermesin mengelilingi pinggiran danau, menikmati indahnya pemandangan tiga gunung, Gunung Masurai, Gunung Hulu Nilo dan Gunung Sumbing yang ketiga puncaknya tampak jelas.

‘’Ketiga gunung itu merupakan gunung purba yang pernah aktif pada tahun sebelum masehi,’’ujar Wabup Merangin Nilwan Yahya didampingi GM Geopark Merangin Dr Agus dan sejumlah pejabat lainnya.

Mr Babis C Fasoula dan Mr Alireza didampingi Wabup Nilwan Yahya, kemudian menuju ke Desa Rantau Kermas Kecamatan Jangkat. Di desa itu mereka berjalan kaki dari Tugu Kalpataru Hutan Adat Serampas menuju lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).

PLTMH yang dikelola oleh desa itu, mampu memenuhi kebutuhan listrik warga Desa Rantau Kermas, yang menyala selama 24 jam setiap harinya. Untuk cadangan kebutuhan listrik, desa itu juga punya jaringan PLN.

Baca Juga :  Masyarakat Tanah Abang Siap Perjuangkan Nalim-Nilwan Pimpin Merangin

Rombongan Tim Evaluator UGG juga sempat mengunjungi Rumah Kopi Bundes Rantau Kermas. Di rumah kopi itu ditampilkan berbagai kemasan kopi dan beralatan proses pembuatan kopi.

Setelah sempat istirahat sejenak sambil minum kopi, Mr Babis C Fasoula dan Mr Alireza bersama wabup dan GM Geopark Merangin-Jambi serta rombongan, bertolak ke Desa Simpang Talang Tembago.

Lagi-lagi Tim Evaluator UGG itu mengunjungi Rumah Produksi Kopi yang berada di desa tersebut. Kopi di Desa Simpang Talang Tembago itu diolah ibu-ibu setempat secara tradisional.

Serangkain kegiatan pada hari ketiga tersebut, ditutup dengan kunjungan ke Kebun Nanas di gerbang Komplek Masurai. Di kebun nanas itu rombongan istirahat sembari menikmati buah nanas segar yang baru dipetik dari pohonnya. –(Bas.R/Ita/NK)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Herman : Berharap Ke Siapa ?

Bangko

Buronan Pelaku Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap Polisi

Advertorial

Pj Bupati Merangin Bersama Ratusan Masyarakat Berkumpul Mendukung Palestina Merdeka

Advertorial

Optimis Selesai Tepat Waktu, Pengerjaan Pembentukan Badan Jalan TMMD Ke-111 Kodim Sarko

Bangko

Terselip Kekecewaan Pada Pelaksanaan MTQ ke- 50 Tingkat Kabupaten Merangin

Bangko

Curi Sepeda Motor Dua Pemuda Diringkus Polisi

Bangko

Waw…, Demi Generasi Milenial dan GenZ Berkreasi Nilwan Yahya Buat Program Merangin Sebagai Kota Festival

Bangko

Pemkab Merangin Percepat Perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual dan Produk Lokal