Eksisjambi.com, Digital – Sekilas, video yang viral di Instagram ini tampak seperti pertunjukan teater spektakuler di Jepang yang menghidupkan dunia anime ke panggung nyata.
Dalam video tersebut terlihat para petarung bergaya anime bertarung di atas panggung dengan efek api, asap, sorotan lampu megah, serta ribuan penonton yang menyaksikan layaknya sebuah film layar lebar.
Banyak warganet awalnya mengira pertunjukan tersebut benar-benar berlangsung di Jepang. Visual yang di tampilkan terlihat sangat realistis, sinematik, dan memiliki kualitas produksi setara film beranggaran besar.
Dalam keterangan unggahan yang beredar, di jelaskan bahwa seluruh video tersebut tidak direkam menggunakan kamera dan bukan merupakan pertunjukan sungguhan.
Video itu di buat sepenuhnya menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui platform Syntx AI yang memanfaatkan model generasi video terbaru Seedance 2.0.
Teknologi tersebut mampu menghasilkan adegan kompleks hanya dari perintah teks (prompt), mulai dari karakter, gerakan, efek visual, pencahayaan, hingga suasana keramaian yang terlihat sangat nyata. Hasilnya adalah video yang mampu mengaburkan batas antara karya digital dan rekaman dunia nyata.
Fenomena ini menjadi bukti pesatnya perkembangan teknologi AI generatif dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya AI hanya mampu menghasilkan gambar statis, kini berbagai platform sudah dapat menciptakan video berdurasi panjang dengan kualitas visual yang semakin realistis dan detail.
Para pengamat teknologi menilai perkembangan ini akan membawa dampak besar bagi industri kreatif, termasuk perfilman, periklanan, animasi, hingga produksi konten media sosial.
Dengan bantuan AI, proses pembuatan adegan yang biasanya membutuhkan kru besar, lokasi khusus, dan biaya tinggi kini dapat di lakukan lebih cepat dan efisien.
Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga memunculkan tantangan baru. Semakin realistisnya video buatan AI membuat masyarakat perlu lebih kritis dalam membedakan mana konten asli dan mana yang merupakan hasil rekayasa digital.
Video viral tersebut menjadi contoh nyata bagaimana AI saat ini tidak hanya mampu meniru dunia nyata, tetapi juga menciptakan pengalaman visual yang sulit di bedakan dari kenyataan.
Apa yang dulu hanya bisa di temukan dalam film fiksi ilmiah kini mulai hadir di layar ponsel dan media sosial sehari-hari.**







