Home / News / Provinsi Jambi

Selasa, 20 Agustus 2024 - 15:29 WIB

DPRD Provinsi Pinto Jayanegara Minta TAPD Mengatasi Tingginya Inflasi

Eksisjambi.com,Jambi- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Pinto Jayanegara minta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi serius untuk mengatasi terkait tingginya inflasi baik dalam jangka pendek, maupun dalam jangka panjang.

Hal tersebut terkait pernyataan Presiden RI Joko Widodo yang mewanti-wanti Provinsi Jambi. Dimana saat ini Provinsi Jambi menjadi daerah dengan Inflasi tertinggi di Indonesia yakni sebesar 8,55%. Angka ini didapatkan pada perbandingan bulan Juli 2022 jika dibandingkan Juli 2021.

Menurut Pinto laju inflasi terus meningkat, ini ditandai adanya masalah dari sisi produksi, sisi ketersediaan stok, dan dari sisi distribusi yang dampaknya akan mempengaruhi harga di pasar.

Pinto minta Gubernur Jambi segera menginstruksikan bupati dan wali kota melalui TPID untuk mengendalikan stok dan harga komoditi yang menjadi penyebab utama inflasi tinggi di beberapa daerah di Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jambi Gelar Halal Bihalal Bersama Sekretariat Dewan

Kenaikan inflasi di Provinsi Jambi katanya harus segera diatasi. Pinto berpendapat bahwa sebenarnya Provinsi Jambi kaya akan hasil bumi. Seharusnya tidak terjadi inflasi yang tinggi seperti saat ini.

“Di Jambi bagian barat kaya akan bahan pangan, mulai dari tanaman cabai, bawang, kentang, sayur mayur, kopi dan bahan pangan lainnya. Sedangkan Jambi bagian timur kaya akan potensi ikan laut. Selain itu, ikan patin bisa juga di suplai dari sentra Muarojambi. Ini sangat luar biasa. Seharusnya ini bisa cukup untuk menekan inflasi dan kita tidak perlu lagi suplai dari luar daerah,” kata Pinto.

Namun menurutnya, permasalahan yang dihadapi saat ini adalah lalu lintas utamanya jalan dari Kerinci, Merangin dan Sarolangun ke Kota Jambi yang dihadapkan dengan kemacetan yang parah disebabkan angkutan batubara sehingga dapat menganggu distribusi bahan pangan.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Raih WTP Dari BPK RI, Capaian Ke 10 serta 9 Kali Berturut -Turut

Ia berharap ke depan pemerintah dapat membangun jalur alternatif. Dukungan infrastruktur harus diperhatikan agar ke depan dapat memperlancar akses dalam suplai bahan pangan dalam daerah.

“Sebenarnya kita juga punya jalur alternatif lainnya, seperti menghidupkan kembali jalur Sungai Batanghari yang dahulu sebagai jalur utama transportasi Provinsi Jambi,” ujar Pinto.

Selain itu, pemerintah perlu segera melakukan operasi pasar, sidak ke pasar dan memastikan harga pangan di pasar serta memastikan kembali apakah ada stok yang sengaja tidak disalurkan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Hari Pertama Ngantor, Kades Jon Afrizal Pimpin Penyaluran Bantuan Korban Banjir
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.,

Internasional

Kapolri Listyo Tutup Tanwir ke-XXXIII IMM di Malang
Gubernur Alharis Serahkan Bantuan Bedah Rumah di Tanjung Jabung Barat

Advertorial

Gubernur Al Haris Salurkan 51 Bantuan Bedah Rumah di Tanjab Barat

Daerah

Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bulog, Pastikan Stok Pangan Aman dan Distribusi Lancar
Pemerintah siapkan kebijakan pembelajaran daring dan WFA mulai April 2026

Daerah

Sekolah Diminta Siapkan Pembelajaran Daring Mulai April 2026
Bangunan Parkir Roboh

Nasional

Sebuah Bangunan Di Jakarta Utara Ambruk

Advertorial

Ketua DPRD Lendra Wijaya Hadiri Pengukuhan Paskibraka Kota Sungai Penuh Tahun 2023

Advertorial

Bacalon Bupati Tebo Afriansyah Kembalikan Formulir Pendaftaran Ke PKB