Drama, Eksisjambi.com – Yoon Yi-jun, pewaris tunggal Grup Taekang, tiba-tiba terseret dalam kasus pembunuhan yang menggemparkan. Bukti-bukti mengarah kepadanya hingga ia menjadi tersangka utama di mata publik.
Untuk mencari kebenaran di balik kasus tersebut, Kang Jae-hee, seorang penyelidik muda yang cerdas dan berani, mengambil keputusan berbahaya. Ia menyamar sebagai sekretaris pria pribadi Yi-jun agar bisa mengawasi setiap gerak-geriknya dari dekat.
Awalnya, Jae-hee hanya ingin menemukan bukti yang membuktikan apakah Yi-jun bersalah atau tidak. Namun, semakin lama ia berada di sisi Yi-jun, semakin ia melihat sisi lain dari pria yang selama ini dianggap dingin dan kejam.
Di balik sikap angkuhnya, Yi-jun ternyata menyimpan luka masa lalu dan rahasia besar yang bisa mengubah segalanya.
Ketika kebenaran mulai terungkap, batas antara tugas dan perasaan mulai hilang. Jae-hee harus memilih antara membongkar identitasnya atau mempertahankan cinta yang mulai tumbuh.
Episode 1: Sekretaris Misterius
(Malam hari. Gedung Grup Taekang. Hujan turun deras.)
Reporter TV:
“Kasus pembunuhan Direktur Han kembali menjadi sorotan. Semua bukti sementara mengarah kepada pewaris Grup Taekang, Yoon Yi-jun.”
(Di ruang kantor mewah, Yi-jun berdiri melihat berita di televisi.)
Yi-jun:
“Semua orang sudah memutuskan aku bersalah bahkan sebelum penyelidikan selesai.”
Asisten:
“Tuan muda, publik semakin menekan. Anda harus berhati-hati.”
Yi-jun:
“Aku tidak membunuh siapa pun. Tapi seseorang ingin aku terlihat seperti pelakunya.”
(Di tempat lain.)
Kang Jae-hee:
“Yoon Yi-jun bukan sekadar tersangka. Dia adalah kunci dari semua teka-teki ini.”
Rekan Jae-hee:
“Kamu yakin ingin melakukan ini? Menyamar menjadi sekretaris pria Grup Taekang bukan hal kecil.”
Jae-hee:
“Jika aku tidak mendekatinya, kebenaran tidak akan pernah keluar.”
Episode 2: Mendekati Sang Tersangka
(Hari pertama bekerja.)
Yi-jun:
“Kamu sekretaris baruku?”
Jae-hee (menyamar):
“Ya, Tuan. Saya akan memastikan semua pekerjaan Anda berjalan sempurna.”
Yi-jun:
“Aku tidak suka orang yang terlalu ingin tahu.”
Jae-hee:
“Dan saya tidak suka orang yang menyembunyikan sesuatu.”
(Mereka saling menatap.)
Yi-jun:
“Menarik. Sekretaris baru biasanya takut padaku.”
Jae-hee:
“Mungkin saya bukan sekretaris biasa.”
Episode 3: Rahasia yang Mulai Terbuka
(Jae-hee menemukan dokumen tersembunyi di ruang kerja Yi-jun.)
Jae-hee:
“Kenapa dia menyimpan catatan tentang korban? Apakah dia benar-benar pelakunya?”
(Tiba-tiba Yi-jun muncul.)
Yi-jun:
“Kamu mencari sesuatu?”
Jae-hee:
“Saya hanya sedang membersihkan ruangan.”
Yi-jun:
“Kamu buruk dalam berbohong.”
Jae-hee:
“Dan Anda terlalu pandai menyembunyikan kebenaran.”
Episode 4: Perasaan yang Tidak Direncanakan
(Malam hari. Yi-jun terluka saat melindungi Jae-hee dari serangan misterius.)
Jae-hee:
“Kenapa Anda menyelamatkan saya?”
Yi-jun:
“Karena aku tidak ingin melihatmu terluka.”
Jae-hee:
“Padahal Anda bahkan tidak percaya pada saya.”
Yi-jun:
“Aku tidak percaya siapa pun… kecuali kamu.”
(Jae-hee terdiam.)
Episode 5: Identitas yang Terbongkar
(Yi-jun menemukan bukti bahwa sekretarisnya bukan pria seperti yang selama ini ia kira.)
Yi-jun:
“Siapa kamu sebenarnya?”
Jae-hee:
“Aku…”
Yi-jun:
“Jangan bohong lagi. Aku sudah tahu semuanya.”
Jae-hee:
“Namaku Kang Jae-hee. Aku menyamar untuk menyelidiki kasus pembunuhan itu.”
Yi-jun:
“Jadi selama ini semua perhatianmu hanya bagian dari penyelidikan?”
Jae-hee:
“Awalnya memang begitu.”
Yi-jun:
“Dan sekarang?”
(Jae-hee terdiam.)
Episode 6: Kebenaran Terakhir
(Pelaku sebenarnya mulai terungkap. Yi-jun ternyata dijebak oleh orang terdekatnya sendiri.)
Jae-hee:
“Selama ini kamu berusaha melindungi semua orang, bahkan orang yang menghancurkan hidupmu.”
Yi-jun:
“Aku hanya ingin keluargaku tidak hancur.”
Jae-hee:
“Tapi kamu juga berhak bahagia.”
Akhir Cerita
(Beberapa bulan kemudian.)
Yi-jun berhasil membersihkan namanya dan mengambil kembali kendali Grup Taekang. Jae-hee kembali menjalani hidupnya sebagai penyelidik.
Namun, hubungan mereka tidak berakhir sebagai penyelidik dan tersangka.
Yi-jun:
“Dulu kamu datang untuk mengawasiku.”
Jae-hee:
“Benar.”
Yi-jun:
“Lalu sekarang?”
Jae-hee:
“Sekarang aku datang karena aku memilihmu.”
Yi-jun tersenyum.
Yi-jun:
“Kalau begitu jangan pernah menyamar lagi.”
Jae-hee:
“Kenapa?”
Yi-jun:
“Karena aku ingin mengenalmu sebagai dirimu yang sebenarnya.”
(Mereka berjalan bersama meninggalkan masa lalu.)*







