Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Selasa, 15 September 2026 - 07:28 WIB

Fenomena Langka Okultasi Venus Hiasi Langit Indonesia

Oplus_131072

Oplus_131072

Eksisjambi.com – Langit Indonesia pada Senin malam (14/9/2026) dihiasi salah satu fenomena astronomi yang tergolong langka, yakni okultasi Venus. Peristiwa ini terjadi ketika Bulan melintas tepat di depan planet Venus, sehingga Venus tampak menghilang dari pandangan selama beberapa saat sebelum kembali muncul.

Fenomena ini kerap disebut masyarakat sebagai “gerhana Venus”. Namun, dalam istilah astronomi, peristiwa tersebut lebih tepat disebut okultasi Venus, yakni ketika sebuah benda langit yang lebih dekat dengan Bumi menutupi benda langit lain yang berada lebih jauh.

Pada saat okultasi berlangsung, Venus yang dikenal sebagai salah satu objek paling terang di langit malam perlahan tertutup oleh piringan Bulan. Setelah beberapa waktu, planet tersebut kembali terlihat ketika keluar dari sisi lain Bulan.

Baca Juga :  Ketua dan Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Dampingi Bupati Safari Jum'at Di Mesjid Al-Kaitsar Desa Pematang Lumut

Tidak seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan seluruh rangkaian fase fenomena ini. Wilayah Sumatera, terutama Aceh dan Sumatera Utara, menjadi lokasi terbaik untuk mengamati okultasi hingga fase akhir. Selain itu, sebagian kecil wilayah Kalimantan juga berkesempatan melihat sebagian fase fenomena tersebut, tergantung kondisi cuaca dan posisi pengamatan.

Perbedaan sudut pandang dari masing-masing wilayah menyebabkan setiap daerah memiliki waktu serta fase pengamatan yang berbeda. Di beberapa lokasi, Venus hanya terlihat menghilang atau muncul kembali, sementara di wilayah lain seluruh proses dapat diamati secara utuh.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lendra Wijaya Hadiri Pengukuhan Paskibraka Kota Sungai Penuh Tahun 2023

Okultasi Venus termasuk fenomena yang relatif jarang terjadi dan selalu menarik perhatian para astronom maupun pecinta langit. Selain menjadi momen pengamatan yang menarik, peristiwa ini juga memberikan kesempatan untuk mempelajari pergerakan benda-benda langit dengan lebih baik.

Bagi masyarakat yang tidak sempat menyaksikannya secara langsung, fenomena tersebut tetap dapat dinikmati melalui dokumentasi foto dan video yang diabadikan oleh komunitas astronomi maupun pengamat langit dari berbagai daerah.*

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Permainan KIM Semarak Hari Bhayangkara ke-80 Polres Kerinci

Hukum

Seorang Anak Perempuan DiSungai Penuh Jadi Mangsa Kejahatan Seksual

Daerah

Update Kode Redeem Roblox Terbaru Klaim Item Avatar

Daerah

Dilla-Tanja Tawarkan 18 Program Kerja Nyata Bangun Tanjabtim

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 15 Agustus 2026, Segera Klaim Sebelum Hangus!

Daerah

Ketua DPRD H.Fajran Hadiri Launching Soft Opening Kayangan Coffe dan Eatery

Daerah

Hasil Munaslubsus, PJS Ubah Nama Jadi Pro Jurnalismedia Siber
Unjuk Rasa

News

Rumah Mewah Eko Rp150 Miliar Hancur dan Dijarah Massa