Home / Daerah / Nasional / News / Sosbud

Selasa, 24 Juni 2025 - 10:19 WIB

Fenomena Sosial: Inilah 10 Daerah di Jawa dengan Populasi Janda Muda Terbanyak

EksisJambi.com- Fenomena sosial yang cukup mencuri perhatian datang dari sejumlah daerah di Pulau Jawa. Berdasarkan data yang beredar, sejumlah kabupaten mencatatkan jumlah janda muda yang cukup tinggi, memicu beragam reaksi dari masyarakat dan pengamat sosial.

Berikut ini adalah 10 daerah di Pulau Jawa yang disebut memiliki populasi janda muda terbanyak, Peringkat pertama Garut Tercatat memiliki antara 4.000 hingga 5.000 janda muda, menempatkan kabupaten ini di posisi puncak,vCilacap Dengan jumlah sekitar 3.800 hingga 4.500 janda muda, Cilacap berada di posisi kedua, Banyumas Dikenal sebagai kota pendidikan dan budaya, ternyata juga mencatat 4.200 – 4.500 janda muda.

Dan Brebes Kabupaten penghasil bawang merah ini memiliki sekitar 4.000 – 4.200 janda muda, Banyuwangi Di ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi mencatat 3.500 – 4.000 janda muda, Pemalang Populasi janda muda di sini diperkirakan mencapai 3.400 – 3.600 orang, Tegal Dengan kisaran angka 3.200 – 3.400 janda muda, Tegal berada di urutan ketujuh;Serang

Baca Juga :  Pj.Sekda Asraf, Besok Pemerintah Kabupaten Kerinci Berlakukan PPKM Level 3.

Kota yang berada dekat dengan Jakarta ini mencatat sekitar 3.000 – 3.100 janda muda, Majalengka Wilayah yang sedang berkembang ini memiliki 2.800 – 3.000 janda muda,bLamongan Kabupaten asal klub sepak bola legendaris ini mencatat 2.700 – 2.800 janda muda.

Pakar sosiologi dari salah satu universitas di Jawa Barat menyebut, tingginya angka janda muda di sejumlah daerah ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia nikah muda, perceraian dini, faktor ekonomi, hingga urbanisasi dan migrasi kerja yang menyebabkan retaknya rumah tangga.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Salurkan Bantuan Modal Bagi 1.461 UMKM di Tahun 2022

“Fenomena ini harus dipahami secara lebih dalam. Bukan sekadar angka, tapi bagaimana kondisi sosial, ekonomi, dan budaya ikut membentuk dinamika rumah tangga di daerah-daerah tersebut,” jelasnya.

Meskipun fenomena ini bisa menjadi tantangan sosial, di sisi lain juga menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap pemberdayaan perempuan, pendidikan keluarga, serta kesehatan mental masyarakat.

Beberapa LSM di daerah bahkan sudah mulai menggagas program pelatihan wirausaha untuk para janda muda agar tetap berdaya dan mandiri secara ekonomi.(*)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Dilla Hich – MT Kini Resmi di Dukung PKS
Bupati kerinci Monadi

Advertorial

Bupati Kerinci Buka Rapat Awal Penyusunan Peta Rencana SPBE
Pencarian Fernando Martin

Internasional

Kapal Tenggelam Di Labuan Bajo, Korban Fernando Pelatih Valencia
Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Pemerintah Siapkan Paket Ekonomi 2025 dan Program Penyerapan Jutaan Tenaga Kerja
Gunung Kerinci

Daerah

Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Sementara, Aktivitas Vulkanik Meningkat

Daerah

Pemkot Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers.

Daerah

Walikota Sungai Penuh Alfin Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 

Daerah

Rekening Diblokir PPATK Warga Serbu ATM