Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Selasa, 28 April 2026 - 09:09 WIB

Update Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur: 7 Meninggal, 81 Luka-Luka

Oplus_131072

Oplus_131072

Belasi, http://Eksisjambi.com –  PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menyampaikan perkembangan terbaru terkait insiden kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Hingga pukul 06.30 WIB, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengonfirmasi jumlah korban serta progres evakuasi yang masih terus berlangsung di lokasi kejadian.

Dalam keterangannya dari lokasi, Bobby menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 7 orang. Sementara itu, sebanyak 81 penumpang mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. Selain itu, masih terdapat 3 penumpang yang hingga kini di laporkan masih terperangkap di dalam rangkaian kereta.

“Proses evakuasi kami lakukan dengan sangat hati-hati, karena keselamatan menjadi prioritas utama. Hingga saat ini, kami mencatat masih ada tiga penumpang yang belum berhasil di evakuasi,” ujar Bobby.

Baca Juga :  Emas Melonjak Lebih dari 2 Persen Usai Kesepakatan Damai Sementara AS - Iran

Ia menjelaskan, proses evakuasi membutuhkan waktu yang cukup panjang, yakni sekitar 8 jam. Hal ini di sebabkan kondisi rangkaian kereta yang mengalami kerusakan serta perlunya penanganan ekstra hati-hati untuk menghindari risiko tambahan bagi korban maupun petugas.

Sejauh ini, sebanyak 12 gerbong Kereta Api Argo Bromo Anggrek telah berhasil di evakuasi dan di pindahkan ke Stasiun Bekasi. Proses berikutnya akan di fokuskan pada evakuasi lokomotif, yang saat ini tengah di persiapkan dengan koordinasi intensif bersama tim Basarnas.

“Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas untuk memastikan proses evakuasi lokomotif berjalan aman, terutama dengan mempertimbangkan kemungkinan masih adanya korban di dalam rangkaian,” jelasnya.

Di sisi operasional, KAI menyatakan bahwa jalur hilir telah kembali di buka untuk perjalanan kereta api. Namun demikian, layanan commuter line belum dapat melayani naik dan turun penumpang di Stasiun Bekasi Timur. Untuk sementara, operasional commuter line hanya di batasi hingga Stasiun Bekasi.

Baca Juga :  Kepala Basarnas Tinjau Operasi SAR dari Udara, Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Penanganan

Sebagai bentuk penanganan darurat, KAI juga telah mendirikan Posko Tanggap Darurat di area stasiun. Pihak perusahaan mengimbau para korban maupun keluarga korban untuk memanfaatkan fasilitas tersebut atau menghubungi layanan call center 121 guna memperoleh informasi lebih lanjut.

“Kami membuka akses seluas-luasnya bagi keluarga korban untuk mendapatkan informasi. Silakan menghubungi call center 121 atau datang langsung ke posko yang telah kami siapkan,” tutup Bobby.

Hingga saat ini, proses evakuasi dan penanganan korban masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk menghindari area lokasi guna memperlancar proses evakuasi dan penanganan darurat.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 26 Juli 2026, Klaim Hadiah Gratis 

Advertorial

DPRD Tebo Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Periode 2025-2030

Daerah

Wako AJB Buktikan Keberhasilan Pengelolaan Keuangan Daerahdi Tengah Pandemi Covid-19

Bungo

Agar Tidak Gagal Paham, Catatan Mahmud Marhaba (untuk kalangan sendiri)
Rakor Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi

Daerah

Wagub Sani Buka Rakor Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi

Daerah

Wabup Gerry Trisatwika Lantik dan Mutasi Sejumlah Pejabat, Ini Daftar Lengkapnya
Airbus A400M, Pesawat Angkut Super Andal Segera Perkuat TNI AU

Internasional

Airbus A400M, Pesawat Angkut Super Andal Segera Perkuat TNI AU

Daerah

Kanim Kerinci Melaksanakan Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM Tahun 2021