Home / Internasional / News

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:35 WIB

Fenomena “Suami Sementara” Muncul di Latvia, Dampak Ketimpangan Gender Kian Terasa

populasi perempuan Latavia

populasi perempuan Latavia

LATVIA, http://Elsisjambi.com –  Latvia tengah menghadapi fenomena sosial yang unik sekaligus memprihatinkan. Di negara Baltik tersebut, sejumlah perempuan dilaporkan mulai terbiasa merogoh kocek untuk menyewa jasa yang dikenal sebagai “suami sementara”. Namun, layanan ini bukan di tujukan untuk urusan asmara atau hubungan romantis, melainkan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan rumah tangga yang kerap terbengkalai.

Fenomena ini terungkap dalam laporan media Amerika Serikat, The New York Post, yang menyoroti ketimpangan gender ekstrem di Latvia. Berdasarkan data demografi terbaru, populasi perempuan di negara tersebut tercatat sekitar 15,5 persen lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Ketidakseimbangan ini berdampak luas, tidak hanya dalam aspek kehidupan sosial dan relasi personal, tetapi juga di lingkungan kerja dan rumah tangga. Banyak perempuan lajang atau hidup sendiri mengaku kesulitan mencari bantuan untuk pekerjaan teknis seperti memperbaiki perabot rumah, instalasi listrik ringan, hingga urusan administratif yang biasanya dikerjakan pasangan.

Baca Juga :  Viral! Kesal Kerap Ditolak Istri, Seorang Kakek Nekat Jual Dua Ekor Sapi Demi Hiburan di Tempat Karaoke

Jasa “suami sementara” pun hadir sebagai solusi praktis. Penyedia layanan ini menawarkan bantuan layaknya peran suami dalam rumah tangga, seperti perbaikan rumah, menemani ke acara resmi, hingga membantu mengurus keperluan sehari-hari. Meski menuai pro dan kontra, layanan tersebut semakin diminati seiring meningkatnya jumlah perempuan yang hidup mandiri.

Para pengamat sosial menilai fenomena ini merupakan cerminan dari masalah demografi yang lebih dalam. Latvia selama bertahun-tahun menghadapi tingkat migrasi keluar yang tinggi, khususnya di kalangan pria usia produktif, serta angka harapan hidup laki-laki yang lebih rendah dibandingkan perempuan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bersama Komisi III dan Kadis PUPR Sidak Proyek Yang Sedang Berjalan.

“Ini bukan sekadar tren unik, tetapi sinyal adanya tantangan struktural dalam masyarakat,” ujar seorang sosiolog Latvia yang dikutip media setempat. Menurutnya, pemerintah perlu merespons ketimpangan gender ini melalui kebijakan sosial dan ekonomi yang lebih inklusif.

Meski demikian, sebagian masyarakat menilai keberadaan jasa tersebut sebagai bentuk adaptasi perempuan terhadap realitas sosial modern. Selama tidak melanggar hukum, layanan “suami sementara” dianggap sebagai pilihan rasional di tengah keterbatasan yang ada.

Fenomena ini sekaligus membuka diskusi luas tentang perubahan peran gender, kemandirian perempuan, serta tantangan demografi yang dihadapi negara-negara Eropa Timur dalam beberapa dekade terakhir.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gubernur Alharis Akan Kembalikan Kejayaan Sepak Bola Jambi
Kode Redeem ff Terbaru

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 15 Februari 2026, Klaim Sekarang 

Advertorial

Sekda Sudirman Ucapkan Terima Kasih Kepada PPIH Provinsi Jambi
Ketua BAZNAS Provinsi Jambi Muhammad Amin

Daerah

Ketua BAZNAS Provinsi Jambi Tegas Bantah Tuduhan Dana Zakat Dipakai Safari Ramadhan Wagub

Advertorial

Gubernur Al Haris: Rapat Forum OPD Pertajam Visi Misi dalam Pembangunan Pertahanan Pangan
Pemkab Merangin mematangkan persiapan MTQ ke-52 tingkat kabupaten

Bangko

Pemkab Merangin Matangkan Persiapan MTQ ke-52
Mahkamah Konstitusi

Daerah

Gugatan PPPK Disetarakan dengan PNS Berpotensi Ditolak, Hakim MK Soroti Status Sejak Awal

Daerah

Polres Tebo Gelar Jumat Curhat di SMKN I Tebo, Narkoba Masalah Nasional