Home / Daerah / Hukum / Internasional / Nasional / News

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:39 WIB

Aktivis Gelar Aksi di BBTNKS, Soroti Dugaan PETI dan Perambahan Hutan Parah di Kerinci

Kerinci,http://Eksisjambi.com  –  Sejumlah aktivis lingkungan yang tergabung dalam berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) menggelar aksi damai di kantor Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS), Jumat (5/6/2026). Aksi tersebut di lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dugaan kerusakan hutan di sejumlah kawasan di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Dalam aksi itu, para Aktivis menyuarakan sejumlah tuntutan terkait pengawasan kawasan hutan, dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), serta dugaan perambahan hutan yang di nilai berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan.

Aksi damai tersebut di ikuti oleh perwakilan dari LSM Pedas, LSM Limbah, LSM Cakrawala, dan LSM Pakta. Mereka mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk memperketat pengawasan terhadap kawasan hutan serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hukum di bidang kehutanan dan lingkungan.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Memperkuat Aspek Proses Pengelolaan Keuangan Daerah

Selain itu, massa aksi juga meminta adanya transparansi dalam pengelolaan sumber daya kehutanan guna memastikan kelestarian kawasan hutan tetap terjaga.

Koordinator aksi yang juga Ketua Umum LSM Pedas, Efyarman, dalam orasinya menyampaikan bahwa kerusakan hutan dapat menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan maupun kehidupan masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan.

“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menjaga kelestarian hutan dan menindak setiap pelanggaran yang terjadi. Dinas Kehutanan dan pihak terkait harus lebih aktif dalam melakukan pengawasan serta penegakan aturan,” tegas Efyarman di hadapan peserta aksi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, setelah beberapa jam menyampaikan aspirasi melalui orasi, para peserta aksi akhirnya di persilakan masuk ke ruang pertemuan BBTNKS untuk melakukan audiensi dengan pihak balai.

Baca Juga :  Kunker DPRD Kota Sungai Penuh ke Tanjung Jabung Barat

Namun, audiensi yang berlangsung tersebut di warnai perdebatan cukup alot antara pihak BBTNKS dan para aktivis. Massa aksi menilai sejumlah pertanyaan yang mereka sampaikan belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.

“Ya, hari ini kami melakukan audiensi dengan pihak BBTNKS, tetapi hasilnya nihil. Jika tidak ada tindak lanjut yang jelas, kami akan melanjutkan aksi dengan skala yang lebih besar dan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat yang peduli terhadap lingkungan,” ujar Efyarman usai audiensi.

Aksi damai berlangsung dalam kondisi tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Para aktivis berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi berbagai persoalan yang berpotensi merusak kawasan hutan di Kabupaten Kerinci.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Bupati Monadi: Kado Bahagia untuk Layanan Kesehatan Masyarakat

Advertorial

Sekda Alpian Lantik Pengurus Forum Anak Daerah Kota Sungai Penuh Periode 2024-2026
Kode redeem Free Fire terbaru hari ini, 4 September 2026,

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru Hari Ini 4 September 2026, Klaim Hadiah Menarik
PPPK Ke PNS

Daerah

Mengapa PPPK Layak Diangkat Menjadi PNS? Ini Alasan yang Perlu Diperhatikan Pemerintah

Advertorial

Pjs. Gubernur Sudirman Apresiasi Peran Forum Zakat

Daerah

Keluarga Besar Lingking dan Munaf Air Hangat Timur Dukung Penuh Monadi -Murison

Kota Jambi

Wawako Antos Hadiri High Level Meeting dan Capacity Building TP2DD Provinsi Jambi

Nasional

Pemerintah Pusat Mendukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran