Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:34 WIB

FKDSI Soroti Gaji Dosen PTS Rp450 Ribu, Jauh di Bawah Pekerja Program MBG

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Forum Komunikasi Dosen Seluruh Indonesia (FKDSI) menyoroti rendahnya gaji dosen perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia. Sorotan itu muncul setelah adanya perbandingan penghasilan dosen dengan pekerja dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

FKDSI menilai kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya perhatian negara terhadap kesejahteraan dosen, terutama di kampus swasta.

Fakta itu terungkap dalam sidang pengujian Undang-Undang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam sidang tersebut, FKDSI menyebut ada dosen PTS di Jawa Timur yang hanya menerima gaji sekitar Rp450 ribu per bulan.

Jumlah itu di nilai sangat kecil. Bahkan, angkanya jauh di bawah Upah Minimum Regional (UMR) dan penghasilan pekerja program MBG yang di sebut mencapai Rp3,5 juta per bulan.

Baca Juga :  Pemda Kerinci Gelar Halal Bihalal dengan Pemprov Jambi

Ketua Umum DPP FKDSI, A. Herenal, mengatakan kritik tersebut bukan untuk merendahkan profesi lain. Menurutnya, persoalan ini harus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Negara tidak boleh terus-menerus membebankan masa depan pendidikan tinggi hanya kepada idealisme dosen. Pengabdian akademik tidak boleh di jadikan alasan untuk menormalisasi kemiskinan struktural di lingkungan perguruan tinggi,” kata Herenal dalam pernyataan resminya.

Ia menilai ada kontradiksi dalam visi Indonesia Emas 2045. Pemerintah mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan inovasi. Namun, di sisi lain, masih banyak dosen hidup dalam ketidakpastian ekonomi.

Herenal menegaskan pendidikan tinggi tidak akan kuat jika kesejahteraan dosen terus di abaikan.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Hadiri Pembukaan Munas XIX BEM SI Kerakyatan di UNJA

“Bangsa ini tidak bisa berharap pada pendidikan tinggi yang kuat apabila dosennya sendiri terus hidup dalam ketidakpastian,” ujarnya.

FKDSI juga menilai pemerintah belum hadir secara maksimal dalam melindungi kesejahteraan dosen PTS. Selama ini, persoalan gaji dosen lebih banyak di serahkan kepada kemampuan finansial masing-masing kampus.

Menurut FKDSI, kondisi tersebut bisa memicu krisis di dunia akademik nasional. Minat generasi muda untuk menjadi dosen di khawatirkan akan terus menurun jika profesi ini tidak memberikan kepastian hidup yang layak.

Karena itu, FKDSI meminta pemerintah segera membuat kebijakan yang lebih berpihak kepada dosen. Langkah tersebut di nilai penting untuk menjaga kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Wabup Ami Taher Hadiri Paripurna HUT Provinsi Jambi ke-64

Kota Sungai Penuh

Gelar Musrenbang 2021 Wawako Zulhelmi : Optimal Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kota Sungai Penuh

Advertorial

Bupati H Adirozal Terima Penghargaan Satya Lancana Wira Karya dari Presiden RI Joko Widodo

Bangko

Berantas Judi Online, HP Para Prajurit Kodim 0420/Sarko di Periksa
skuter matik premium 562cc

Daerah

Yamaha TMAX Tech MAX Dibandrol Sampai Rp 455 Juta, Cek Keunggulannya 
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh

Advertorial

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Peringatan Hari Ibu ke-97

Daerah

Gubernur Al Haris Pimpin Evaluasi Pembangunan Triwulan II 2026

Advertorial

Sekda Tanjab Barat Pimpin Rapat Dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB