Eksisjambi.com – iSir Isaac Newton, nama besarnya langsung mengingatkan kepada teori gravitasi, hukum gerak dan kontribusinya yang luar biasa dalam sains
ada satu fakta unik yang jarang di ketahui: gigi Newton pernah di lelang, dan kini menjadi salah satu
tahun 1816 hingga hampir 90 tahun setelah Newton meninggal dunia di sebuah rumah lelang di London membuat he
dan laku terjual dengan harga $3.633 USD, Jika dikonversi ke nilai uang sekarang, harga itu setara sekitar Rp62 juta. Tentu saja, nilai tersebut tergolong sangat fantastis di masa itu.
Yang membuat sang kolektor tidak hanya menyimpan gigi tersebut dalam kotak kaca,
Ia justru memasang gigi Newton ke dalam sebuah cincin emas, menjadikannya salah satu perhiasan paling langka
yang pernah ada dan Bayangkan, sebuah cincin yang bukan hanya sekadar aksesori,
melainkan menyimpan bagian tubuh seorang tokoh terbesar dalam sejarah sains!
Lebih dari dua abad berlalu, cincin berisi gigi Newton itu diperkirakan bernilai hingga $62.000 USD, atau sekitar Rp1,1 miliar! Dari sebuah gigi, kini ia menjelma jadi peninggalan sejarah sekaligus investasi luar biasa.
Pada abad ke-18 hingga 19, memang ada tradisi mengoleksi benda pribadi tokoh terkenal
mulai dari rambut, pena, pakaian, hingga gigi dan Semua dianggap sebagai memorabilia bernilai tinggi,
karena memberi “kedekatan langsung” dengan sosok legendaris, Gigi Newton pun kini menjadi salah satu memorabilia sains paling ikonik.
Tentu saja, bagi sebagian orang hal ini terasa aneh apabila memakai cincin dengan gigi orang lain,
apalagi seorang ilmuwan Namun, bagi para kolektor benda antik dan sejarah, justru inilah nilai tak ternilai,
kesempatan untuk memiliki sebagian kecil dari sang bapak fisika klasik.
Selain kisah unik tentang giginya, Newton juga dikenal sangat misterius dengan penelitiannya
dan Ia menemukan konsep gravitasi sejak muda, tetapi memilih menyimpannya rapat-rapat,Baru 20 tahun kemudian ia menerbitkan teori tersebut ke dunia.
Bayangkan saja, memakai cincin yang di dalamnya terdapat gigi asli Newton. Sebuah perpaduan antara sejarah, keunikan, nilai investasi, dan… sedikit rasa merinding! (*)







