eksisjambi.com–Warga Desa sepanjang Daerah Aliran (DAS) Batang Meragin, yang berada dalam Kecamatan Bukit Karman dan Kecamatan Batang Meragin Kabupaten Kerinci, beramai-ramai turun ke sungai membuat tempat penagkap Ikan
” Saat ini, terlihat ratusan tempat penangkap ikan, di buat oleh warga dalam DAS Batang Merangin
Pembuatan penangkap ikan, berawal Pemberian bantuan PLTA peduli Pandemi covid-19 oleh PT. PLTA Kerinci Merang Hyrdo. Anak perusahan PT Bukaka,kepada warga masyarakat, di beberapa tempat,” Jelas Israwan Kepala Humas PT Kerinci Merangin Hydro .
” Di benarkan oleh Israwan tidak semua lokasi diberi bantuan, yang di ber” kemaren.ikan kepada mereka yang di lokasi bersentuhan langsung terkait ada pekerjaan PLTA Batang Merangin, tidak semua Lokasi,”tegasnya.
” Bantuan yang di berikan adalah bantuan pandemi covid-19 untuk warga sekita lokasi pekerjaan
” Di tambahnya, kita juga terkejut. Beredar entah dari mana beresar isu di tengah masyarakat, PT PLTA Kerinci Merangin Hydro. Akan memberikan bantuan kepada seluruh warga di pinggiran DAS Merangin, ” itu tidak benar, tidak ada bantuan,” dan pihak PLTA tidak pernah memberitahu bahwa ada bantuan,” bebernya
Israwan mengatakan, bantuan yuang telah di berikan itu hanya sebagaian saja itupun bantuan dampak dari covid – 19 atas kepedulian PLTA pada mereka khususnya kepada warga yang lokasinya di area pekerjaan PLTA, yakni di pintu pelepasan air Danau Kerinci di Pintu Dua di Tanjung Merindu. Bantuan di berikan kebetulan Tanah yang milik warga terpakai,” ujarnya
” Pekerjaan PLTA hanya sampai batas pertengahan Desa Karang pandan selebihnya seperti Desa Pengasi tidak ada perkerjan PLTA .” katanya
” Kita menghimbau kepada warga, untuk tidak termakan isu yang menyesatkan, dari mereka yang tidak bertanggung jawab membuat baru lokasi penagkap ikan dengan imingan adanya pembayaran dari PLTA ,itu tidak benar ” PLTA tidak ada untuk kompensasi terhadap kegiatan tersebut ,” Jelas Ini israwadi.
Kembali di jelasnya, warga yang dibantu khusunya lahannya yang berada di lokasi pekerjaan PLTA, yakni mulai dari Pulau Pandan hingga pertengahan Desa Karang Pandan,
” Berdasarkan informasi, bahwa banyak warga yang telah membuat baru lahan atau tempat menagkap ikan dengan mengunakan pancangan kayu Tiga buah tonggak yang terdapat di pingiran DAS Merangin seperti di Jembatan Panjang Sanggaran Agung Jalur 1 pembuangan Air Danau Kerinci yang sudah mencapai ratusan buah tonggak-tonggak yang berjajar di pinggir Sungai bahkan sampai ditengah sungai, demikian juga diseputaran bantalan DAS Merangin Desa Pengasi lama bahkan sudah menyebar ke Pengasi Baru, dengan harapan mendapatkan kompensasi dari PLTA,” itu tidak benar , bahkan tidak ada pengaruhnya dengan PLTA.” jadi kita minta kepada masyarakat untuk lebih jeli melihat, jangan terpropokasi dengan isu yang tidak bertanggung jawab, karena itu sangat merugikan kita semua ,” cetusnya (Adv/ irul)







