Home / Advertorial / Daerah / Kerinci / News / Provinsi Jambi

Sabtu, 15 Januari 2022 - 17:29 WIB

GUB. Alharis Beserta Istri Hadiri Kenduri SKO di Kerinci

KERINCI – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris, meminta kepada masyarakat Provinsi Jambi untuk terus melestarikan adat budaya Jambi, termasuk acara kenduri sko di Kabupaten Kerinci yang sudah ada sejak para pendahulu. Hal tersebut dikatakan Al Haris pada acara Kenduri SKO, bertempat di Desa Tebat Ijuk Kecamatan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci, Sabtu (15/01/2022).

“Saya sangat mengapresiasi atas upaya masyarakat Kerinci untuk terus melestarikan adat dan budaya Kenduri Sko ini. Kita harus terus menjaga dan melestarikan adat budaya Jambi, agar tak lekang oleh waktu dan para generasi muda dapat terus mewarisi adat budaya yang ada,” ujar Al Haris.

Al Haris menjelaskan, Kenduri SKO memiliki nilai keagamaan yaitu mengajarkan masyarakat untuk terus bersyukur karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memberikan keberkahan berupa hasil panen yang melimpah. Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga telah memberikan nikmat dan rejeki dalam kehidupan sehari hari, bukan hanya harta saja, tapi juga kesehatan, orang orang baik dan tulus, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah.

Baca Juga :  Bupati Pj.Asraf Hadiri Gerakan Serentak Transisi PAUD Ke SD Yang Menyenangkan

“Dalam Kenduri SKO juga memiliki nilai kemanusiaan untuk saling silahturahmi antara masyarakat, dimana kita mengajak seluruh masyarakat untuk berkumpul dan saling berbagi kebahagiaan pada Kenduri SKO. Kenduri SKO merupakan bentuk penghargaan kepada leluhur yang telah mewariskan tanah pusaka berupa lahan untuk digarap menjadi sawah dan kebun sehingga menghasilkan panen yang memuaskan, ini menunjukkan sikap menghargai pemberian leluhur, sebagai perwujudan nilai kemanusiaan,” jelas Al Haris.

“Selain memiliki nilai keagamaan dan nilai kemanusiaan, Kenduri SKO juga memiliki nilai demokrasi dan musyawarah karena penyelenggaraan Kenduri SKO tak lepas dari proses musyarawah dan rembuk bersama masyarakat, yang mengajarkan kita semua bahwa setiap manusia memiliki hak untuk bersuara dan berpendapat,” lanjut Al Haris.

Baca Juga :  Candi Muaro Jambi Terluas di Asia Tenggara yang Kurang Dikenal

Al Haris menuturkan, dalam pemberian gelar adat bagi seseorang juga melalui musyawarah bersama karena sekalipun memiliki kedudukan tertinggi dalam masyarakat, seseorang tidak bisa memutuskan sendiri dan harus bermusyawarah dengan semua pemangku kepentingan dan masyarakat agar mencapai keputusan yang bijaksana bagi semua.

“Penyelenggaraan Kenduri SKO melibatkan banyak orang, seluruh lapisan masyarakat yang menandakan teguh dan kuatnya prinsip masyarakat Kerinci tentang kesatuan dan persatuan, saling membantu dan saling bahu membahu. Kerukunan yang telah dipegang teguh oleh masyarakat Kerinci merupakan tauladan yang harus bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari hari sebagai bangsa yang majemuk,” tutur Al Haris.(Adv/R)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wabup Tanjab Barat Sambut Kunker Pangdam II/Sriwijaya

Advertorial

Ketua DPRD H.Fajran Pimpin Paripurna Penetapan Dewas LPPL SPTV 2023-2027
Harga Emas Antam

Daerah

Harga Emas Antam Anjlok di Detik-Detik Akhir Tahun, Koreksi Terdalam Sepanjang Desember

Daerah

Terus Menguat, Kali ini Tokoh Nasional Rizal Djalil Nyatakan Dukung Monadi – Murison

Advertorial

Tim 02 Srikandi Squad-01 Polres Merangin Gencar Himbau Prokes 

Daerah

DPPKB Kota Sungai Penuh Sukses Gelar Evaluasi  Rumah Data Kependudukan
Perdagangan Indonesia Meningkat

Daerah

Perdagangan Indonesia dengan Negara D-8 Menguat Jelang KTT 2026, Ekspor Tembus 25,7 Miliar USD

Advertorial

Hadiri HUT ke-57 Bungo, Gubernur Al Haris Apresiasi Kemajuan Kab. Bungo