Bali,eksisjambi.com- Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional dan Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berlangsung di Kantor Gubernur Provinsi Bali, Jumat (8/8/2025).
Acara ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto, Menpan, Menteri Koperasi, para wakil menteri, serta para gubernur se-Indonesia.
Dalam rapat tersebut, Gubernur Al Haris menyampaikan beberapa saran dan usulan untuk mendukung keberhasilan operasional Koperasi Merah Putih. Beberapa poin penting yang ia sampaikan antara lain:
1. Dana Cadangan 30 Persen
Ia mengusulkan agar 30 persen dana dicadangkan untuk mengantisipasi jika terjadi kendala pembayaran. Jika pembayaran lancar, dana tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan lain.
2. Pelatihan dan Modul Koperasi
Al Haris meminta dukungan modul pelatihan bagi ketua koperasi agar memiliki panduan jelas dalam pengelolaan koperasi.
3. Buku Saku Ketua Koperasi
Buku saku dianggap penting sebagai panduan langkah taktis bagi ketua koperasi.
4. Pengadaan Tenaga dari Desa atau Kecamatan
Ia mengusulkan agar tenaga koperasi diambil dari desa, atau jika tidak tersedia, dari kecamatan dengan penugasan resmi.
Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto menegaskan komitmen pemerintah mendukung penuh Koperasi Merah Putih, termasuk pendampingan, pelatihan, dan akses permodalan untuk memperkuat ekonomi desa.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mendorong koperasi memanfaatkan teknologi digital dan memperluas jaringan pemasaran. Ia juga berkomitmen membantu standardisasi produk, sertifikasi, dan promosi melalui pameran dagang.
Dengan dukungan berbagai kementerian, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi pilar ekonomi desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)







