Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:48 WIB

Gunung Marapi Menggelegar Dini Hari, Api Pijar Terlihat dari Aia Angek

Oplus_131072

Oplus_131072

AGAM, http://Eksisjambi.com – Gunung Marapi kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Selasa (3/3/2026) dini hari. Dentuman keras terdengar sekitar pukul 02.29 WIB, mengejutkan warga yang tengah terlelap maupun yang sedang melaksanakan ibadah tahajud.

Letusan gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat itu menggelegar cukup panjang dan terasa menggetarkan dada warga di sekitar kaki gunung.

Dari kawasan Aia Angek, api pijar terlihat jelas membara di puncak. Cahaya kemerahan itu menyala terang selama kurang lebih 30 menit, memecah gelapnya dini hari.

“Seperti bara besar di puncak. Dada ikut bergetar saat dentumannya terdengar,” ujar Al Masir, warga setempat yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Gunung Marapi Sumatera Barat Erupsi, Kolom Abu Terekam 3 Menit Lebih

Selain dentuman, warga juga melihat langit memerah di sertai kepulan abu yang membumbung ke udara. Hingga berita ini di turunkan, belum ada laporan resmi terkait dampak kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut.

Warga sekitar memilih meningkatkan kewaspadaan sembari memanjatkan doa agar aktivitas Gunung Marapi tidak berkembang menjadi erupsi besar yang membahayakan permukiman.

Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat Sumatera Barat bahwa kehidupan berdampingan dengan alam, khususnya gunung api aktif, menuntut kesiapsiagaan setiap saat. Gunung Marapi sendiri dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Pulau Sumatera dengan riwayat erupsi yang terjadi secara berkala.

Baca Juga :  FFI Resmi Berganti Nama Jadi Asosiasi Futsal Indonesia

Masyarakat di imbau untuk tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Marapi.

Langit yang sempat memerah dan abu yang membumbung menjadi pengingat bahwa alam bisa “bangun” kapan saja. Namun di tengah kecemasan, doa-doa warga pun melangit, berharap peristiwa ini menjadi tanda kebesaran Sang Pencipta, bukan musibah yang menghancurkan kampung halaman mereka.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Hadapi Zaman Modern Dengan 3 Kunci

Daerah

Bupati Kerinci Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka Tahun 2022

Daerah

Wako dan Wawako Sungai Penuh Sambut Kunjungan HDCI Bekasi

Daerah

Walikota Alfin Sambut Tim BPKP Provinsi Jambi, Penguatan SPIP dan MR Pemda

Bangko

Satgas TMMD ke 122 Kodim 0420 Sarko Lakukan Perkerasan Jalan Penghubung Desa Bedeng Rejo-Sungai Putih
Final Gubernur Cup 2026

Daerah

Kota Jambi Raih Juara Gubernur Cup 2026 Usai Tundukkan Merangin Lewat Adu Penalti

Daerah

Menteri ESDM : Kota Sungai Penuh Resmi Miliki Kawasan Cagar Alam Geologi

Bangko

Tak Terbantahkan Massa Nalim-Nilwan di Pamenang Selatan Semakin Solid