Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Senin, 6 Juli 2026 - 12:44 WIB

Harga Emas Berpotensi Pecahkan Rekor Baru di 2026? Ini Faktor Penentunya

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta,http://Eksisjambi.com  –  Harga emas kembali menjadi perhatian besar investor global setelah sempat mencetak rekor tertinggi pada awal 2026. Kini muncul pertanyaan: apakah emas masih bisa menembus rekor baru sebelum akhir tahun?

Meski mengalami koreksi cukup tajam, banyak analis menilai prospek emas jangka panjang masih positif. Namun, pergerakan harga di perkirakan tetap sangat fluktuatif.

Pada Januari 2026, harga emas mencapai sekitar US$ 5.590 per ons, level tertinggi sepanjang sejarah.

Kenaikan ini di picu oleh:

  • Permintaan aset aman (safe haven)
  • Pembelian besar oleh bank sentral
  • Ketidakpastian geopolitik global

Namun, setelah itu harga emas melemah cukup dalam. Salah satu penyebab utamanya adalah penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga tinggi dari Federal Reserve.

Secara total, harga emas turun lebih dari 25% dari puncaknya, Faktor yang Bisa Mendorong Kenaikan Emas Lagi

Baca Juga :  Harga Emas Dunia Naik Rp2.929 per Gram Sore Ini

Meski melemah, emas masih punya peluang naik kembali jika kondisi berikut terjadi:

  • Penurunan suku bunga oleh Federal Reserve
  • Dolar AS melemah
  • Ketegangan geopolitik meningkat
  • Pembelian emas oleh bank sentral terus berlanjut
  • Permintaan ETF emas tetap kuat

Menurut sejumlah analis, termasuk dari J.P. Morgan, harga emas bisa menuju US$ 6.000 per ons jika kondisi pasar mendukung.

Di sisi lain, ada beberapa faktor yang dapat menahan kenaikan emas:

  • Inflasi yang masih tinggi
  • Suku bunga yang bertahan di level tinggi
  • Penguatan dolar AS

Karena emas tidak memberikan bunga, investor cenderung memilih aset lain saat suku bunga tinggi.

Para ahli menyarankan investor untuk tidak mengejar pergerakan harga jangka pendek.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Hari Ini Berkisar Rp593 Ribu hingga Rp3 Juta per Gram

Emas masih di anggap penting sebagai:

  • Pelindung nilai terhadap inflasi
  • Lindung nilai saat krisis global
  • Di versifikasi portofolio investasi

Namun, investor perlu siap menghadapi fluktuasi harga yang cukup besar.

Secara umum, emas masih memiliki peluang untuk kembali mendekati atau bahkan melewati rekor sebelumnya di 2026.

Namun, arah harga sangat bergantung pada:

  • Kebijakan moneter Federal Reserve
  • Kondisi ekonomi global
  • Situasi geopolitik dunia

Jika suku bunga mulai turun dan risiko global meningkat, emas berpotensi kembali menguat signifikan.

Emas masih berada dalam fase pasar yang tidak stabil. Peluang untuk mencetak rekor baru tetap ada, tetapi risiko penurunan juga masih tinggi.

Investor di sarankan untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan kebijakan bank sentral serta kondisi ekonomi global sebelum mengambil keputusan investasi.*

Share :

Baca Juga

Daerah

Kode Redeem Roblox Terbaru Klaim Item Gratis hingga Uang Tunai In-Game
Mobile Legends

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 22 Januari 2026, Klaim Hadiah Gratis

Daerah

Bupati Adirozal Beserta Ibuk Menghadiri Pembukaan MTQ Ke-50 Prov.Jambi

Daerah

Sekda Alpian Buka Raimuna Pramuka Kwarcab Sungai Penuh

Advertorial

Bupati Kerinci Adirozal Lantik Pejabat Eselon II, III dan IV

Advertorial

Sekda Sudirman : Sinkronisasi Program Tingkatkan Pembangunan
HUT Ke-17 Kota Sungai Penuh

Daerah

Malam Resepsi HUT ke-17 Kota Sungai Penuh Berlangsung Hangat

Daerah

Bupati Kerinci Bersama Ibuk Sambut Ketua TP.PKK Provinsi Jambi