Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 30 September 2026 - 13:52 WIB

Harga Pertamax Akhir September 2026 Stabil di Rp15.950 per Liter, Pasar Minyak Dunia Jadi Perhatian

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA, Eksisjambi.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax (RON 92) di wilayah Jabodetabek masih bertahan di level Rp15.950 per liter hingga akhir September 2026.

Tidak terjadi perubahan harga pada awal September 2026, sehingga konsumen pengguna kendaraan pribadi masih membeli Pertamax dengan harga yang sama seperti periode sebelumnya. Stabilnya harga tersebut menjadi perhatian di tengah dinamika pasar energi global yang terus bergerak.

Selain Pertamax, sejumlah produk BBM non-subsidi lainnya juga tercatat memiliki harga berbeda sesuai dengan spesifikasi dan kualitas bahan bakarnya.

Berikut daftar harga BBM non-subsidi:

  • Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp19.150 per liter
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.600 per liter
Baca Juga :  Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni 2026

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut harga BBM non-subsidi seperti Pertamax akan terus di evaluasi dan di sesuaikan mengikuti sejumlah indikator, terutama perkembangan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta harga rata-rata publikasi minyak internasional.

Artinya, harga BBM non-subsidi dapat mengalami perubahan apabila terjadi tekanan signifikan pada komponen pembentuk harga.

Tren kenaikan harga minyak global, termasuk pergerakan rata-rata harga minyak mentah dan indikator seperti Mean of Platts Singapore (MOPS), menjadi salah satu faktor yang berpotensi mendorong penyesuaian harga BBM non-subsidi pada bulan-bulan berikutnya.

Sejumlah pengamat energi memperkirakan bensin non-subsidi berpeluang mengalami kenaikan apabila harga minyak dunia terus bergerak naik dan nilai tukar rupiah mengalami pelemahan.

Baca Juga :  Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di Jambi dan Sungai Penuh

Namun, keputusan perubahan harga tetap berada pada kebijakan masing-masing badan usaha penyedia BBM dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan regulasi pemerintah.

Berbeda dengan BBM non-subsidi, pemerintah memastikan harga BBM subsidi jenis Pertalite tetap di pertahankan sebesar Rp10.000 per liter hingga akhir tahun 2026.

Kebijakan mempertahankan harga Pertalite di lakukan untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan akses energi tetap terjangkau bagi kelompok pengguna yang membutuhkan.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat pengguna kendaraan masih perlu mencermati perkembangan harga energi global karena faktor eksternal dapat memengaruhi kebijakan harga BBM pada periode mendatang.*

Share :

Baca Juga

Daerah

CFMOTO Luncurkan 125NK Generasi Kedua, Tampil Beda dengan Teknologi PintarĀ 

Daerah

Sekda Kerinci Minta Masyarakat Ikuti Aturan Larangan Mudik .

Daerah

Pj.Sekda Asraf Hadiri Peringatan HPN Tahun 2021

Advertorial

PJ.Bupati Asraf Dampingi Gubernur Jambi Kunker di Kota Sungai Penuh

Bangko

Korban Tenggelam di Tantan Merangin Akhir ditemukan Meninggal
Pemkot sungai penuh -KemenHam

Kota Sungai Penuh

Pemkot – KemenHam Jambi Gelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas HAM Bagi ASN

Advertorial

MusrenbangDes Lagan Ilir Prioritaskan Usulan Sarana Infrastruktur Tahun Anggaran 2025

Advertorial

Wabup H. Murison Serap Aspirasi Warga dan Dukung Pembangunan Berkelanjutan