Home / Daerah / Nasional / News / Tanjab Timur

Selasa, 7 April 2026 - 18:20 WIB

Heboh Kapal 10 GT Tanjab Timur, Ini Penjelasannya

Tanjab Timur , http://Eksisjambi.com– Berita adanya dugaan ketidak sesuaian kapasitas Gross Tonnage (GT) pada program bantuan kapal nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus bergulir dan heboh. Berita tentang dugaan ini ramai di perbincangkan. Pasalnya di ketahui Pemkab Tanjabtim membuat program bantuan kapal 10 GT namun setelah jadi kapal yang datang justru di duga 16 GT. Inu Penjelasannya.

Dalam hal ini Dinas Perikanan Kabupaten Tanjabtim, memberikan klarifikasi tentang perbedaan cara pandang terhadap GT kapal nelayan tersebut. Kepada sejumlah media, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tanjabtim, Hendri, mengungkap bahwa kapal yang di pesan adalah kapal 10 GT sesuai dengan dokumen perencanaan yang di buat sebagai acuan kerja pengadaan.

“Soal dugaan perbedaan yang timbul dari 10 GT menjadi 16 GT, Direktur PT Cahaya Anggun Segara selaku pelaksana pekerjaan mengungkap alasannya. Menurut Bambang, perbedaan itu terjadi karena perbedaan cara pandang terhadap Gross Tonnage yang benar. Di jelaskannya, Gross Tonnage dihitung berdasarkan volume total seluruh ruang tertutup di dalam sebuah kapal, bukan dari dimensi panjang lebar atau tinggi sebuah kapal.”terangnya.

Baca Juga :  Saat Lepas Pawai Takbir Keliling Bupati M. Syukur Ajak Pemuda Jaga Tradisi

Terkait kapal nelayan Tanjabtim yang di kerjakan perusahaannya, di tegaskan Bambang tidak ada sama sekali perbedaan dengan dokumen perencanaan dan sesuai dengan hasil survei di lapangan tempat calon penerima bantuan kapal sebelum dikerjakan. Hanya saja, tambahnya, ruang tertutup pada kapal kayu nelayan yang di jadikan acuan dalam survei,lebih sedikit.

Sedangkan pada kapal fiber yang di buat ruang tertutupnya lebih banyak karena ada ruang yang di siapkan untuk peralatan navigasi dan elektronik lainnya, ada GPS dan sebagainya di ruang itu.

“Jadi kenapa ketemunya 16 GT karena ada ruang tertutup yang lebih banyak sehingga mempengaruhi perhitungan Gross Tonnage nya. Bukan dimensi kapalnya yang jadi lebih besar atau dimensinya bertambah, karena yang jadi dasar perhitungan Gross Tonnage itu hanya jumlah ruang tertutup dalam kapal,’’ jelas Bambang melalui video conference, Selasa 7 April 2026.

Kami bisa saja mengurangi Gross Tonnage kapal itu jadi 10 GT tanpa harus merubah dimensi ukuran kapal, tinggal bongkar saja ruang tertutup di kapal itu, tetapi kan sayang, ruang tertutup itu di butuhkan untuk keamanan peralatan penting, kasihan nelayan di sana kalau di bongkar,’’ terang Bambang.

Baca Juga :  Tanggapi Isu Ketidaktransparanan, Tim Seleksi Tegaskan Seleksi Komisi Informasi Provinsi Jambi Belum Dimulai

Bambang juga memastikan bahwa kapal yang mereka produksi adalah kapal baru dan sesuai dengan pesananan sebagaimana tercantum dalam dokumen perencanaan yang mereka terima dari Dinas Perikanan Tanjabtim.

Bantuan kapal nelayan 10 GT merupakan program strategis pemerintahan Dillah Hikmah Sari – Muslimin Tanja. Program ini merupakan terobosan berani yang inovatif untuk mempercepat laju pengentasan kemiskinan di kawasan pesisir khususnya keluarga nelayan. Dengan program ini Dilla – Muslimin ingin nelayan Tanjabtim lebih berdaya saing dengan kemampuan jelajah yang makin luas dengan tangkapan yang makin meningkat signifikan.

“Kita ingin nelayan kita lebih tangguh dan berdaya saing. Jangkauan arung mereka lebih luas dan menghasilkan tangkapan yang lebih besar. Karena itu program ini juga berbasis kelompok sebagai stimulan dengan dukungan sarana prasarana termasuk penguatan SDM terintegrasi,’’ sebut bupati Dillah saat menjelaskan program ini beberapa waktu lalu.” Paparnya. (Mul).**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pj. Bupati Asraf Peringatan Hari Kartini ke-146

Daerah

Tiang Listrik Kayu Nyaris Roboh

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Peringati HARDIKNAS Tahun 2022
Nilai perdagangan Indonesia–Rusia mencapai US$5 miliar pada 2025

Daerah

Nilai Perdagangan Indonesia – Rusia 2025 Capai US$5 Miliar, Kerja Sama Strategis Kian Diperkuat
Kode redeem Free Fire (FF) terbaru hari ini

Daerah

Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru Klaim Gratis!

Daerah

APBN dan Pengawasan Bea Cukai Lindungi Masyarakat di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Apeksi outlook 2026

Kota Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri APEKSI Outlook 2026 di Bandar Lampung
Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi DPRD

Daerah

Wako Alfin Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Dewan