Jambi,http://Eksisjambi.com – Sungai Batanghari di Provinsi Jambi ternyata menjadi habitat asli salah satu ikan terkecil di dunia. Fakta tersebut di ungkap oleh pakar perikanan dari Universitas Jambi, Tedjo Sukmono, berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan sejak tahun 2008.
Menurut Tedjo, spesies ikan yang di maksud adalah Paedocypris progenetica, ikan purba berukuran sangat kecil yang hidup di kawasan perairan rawa gambut Sumatra, termasuk wilayah yang terhubung dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari.
Ikan unik ini hanya memiliki panjang tubuh sekitar 7,9 milimeter saat mencapai usia dewasa. Ukuran tersebut menjadikannya sebagai salah satu vertebrata terkecil yang pernah di temukan di dunia.
Tedjo menjelaskan bahwa habitat alami ikan tersebut berada di perairan rawa gambut yang memiliki tingkat keasaman tinggi. Lingkungan seperti ini umumnya sulit di huni oleh sebagian besar spesies ikan karena kandungan oksigen yang rendah dan kondisi air yang ekstrem.
Meski demikian, Paedocypris progenetica mampu beradaptasi dengan sangat baik. Kemampuan bertahan hidup di lingkungan yang keras menjadikan spesies ini sebagai salah satu contoh evolusi yang menarik untuk diteliti.
“Ikan ini hidup di rawa gambut yang sangat asam dan memiliki kondisi lingkungan yang ekstrem. Namun, ia mampu bertahan dan berkembang biak dengan baik,” ungkap Tedjo.
Selain ukurannya yang sangat kecil, Paedocypris progenetica juga memiliki karakteristik biologis yang unik. Salah satu keistimewaannya adalah struktur otak yang tidak sepenuhnya terlindungi oleh tulang tengkorak seperti pada kebanyakan ikan lainnya.
Kondisi tersebut membuat spesies ini menjadi perhatian para ilmuwan dunia karena di anggap mewakili bentuk evolusi yang berbeda dari kelompok ikan modern.
Meski memiliki tubuh mungil dan struktur anatomi yang sederhana, ikan endemik Sumatra ini justru memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap perubahan lingkungan.
Keberadaan Paedocypris progenetica di kawasan Sungai Batanghari dan rawa gambut Sumatra menunjukkan bahwa Provinsi Jambi memiliki kekayaan biodiversitas yang sangat tinggi.
Spesies langka tersebut menjadi bagian penting dari ekosistem perairan gambut yang saat ini menghadapi berbagai ancaman, seperti alih fungsi lahan dan kerusakan lingkungan.
Para peneliti menilai upaya konservasi habitat rawa gambut perlu terus di perkuat agar spesies unik ini tetap lestari dan tidak mengalami kepunahan di masa mendatang.
Dengan temuan tersebut, Sungai Batanghari tidak hanya di kenal sebagai sungai terpanjang di Sumatra, tetapi juga sebagai rumah bagi salah satu ikan terkecil di dunia yang menjadi kebanggaan Indonesia di mata internasional.**







