Home / Advertorial / Daerah / News / Provinsi Jambi

Rabu, 13 November 2024 - 11:24 WIB

Indeks Daya Saing Daerah  Provinsi Jambi Meningkat Jalur Menuju Pertumbuhan Ekonomi Cepat dan Berkelanjutan

Oleh: Muhammad Ridwansyah, Ketua Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi, Perencanaan Bisinis dan Lingkungan (PUI-PT. PEBIAL) Universitas Jambi/ Ekonom Universitas Jambi

Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) adalah sebuah indikator yang mengukur daya saing ekonomi suatu daerah. Capaian atau skor dari indeks ini dapat memberikan gambaran mengenai beberapa aspek yang dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, seperti : 1) Kualitas Infrastruktur; 2) Kebijakan Ekonomi dan Investasi; 3) Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM);  4) Tata Kelola dan Kepemimpinan; dan 5) Inovasi dan Pengembangan Teknologi.

Kinerja pemerintah daerah dalam hal tata kelola yang baik, transparansi, dan efektivitas juga dapat tercermin melalui daya saing suatu daerah. Daerah dengan IDSD yang tinggi sering kali diiringi dengan pemerintahan yang profesional dan efisien

Provinsi Jambi berhasil menunjukkan peningkatan dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang mengesankan. Ini ditunjukkan dengan peningkatan skor Indeks Daya Saing Daerah dari 2,99 pada 2022 menjadi 3,25 pada 2023, lebih rendah dari  tingkat nasional yang memiliki skor rata-rata 3,44. Meski masih sedikit di bawah skor nasional, capaian ini menjadi bukti bahwa Jambi berada di jalur yang tepat untuk memperkuat daya saingnya.

Baca Juga :  TMMD 111 Kodim Sarko Wujudkan Harapan Warga Bangun MCK

Jambi di Peringkat Enam Nasional dalam IDSD Berkelanjutan

Dalam kategori IDSD Berkelanjutan, Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Bersama dengan Terra Komunika, dan Kinara Indonesia membentuk Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan (IDSDB) untuk mengakselerasi dan meningkatkan daya saing daerah. Provinsi Jambi menempati posisi ke-6 secara nasional dengan skor 59,19. Di posisi teratas, Bali menduduki peringkat pertama, disusul Sulawesi Tengah, Kalimantan Utara, DI Yogyakarta, dan Kalimantan Selatan. Meskipun bersaing ketat dengan provinsi lain, Jambi memiliki potensi besar untuk meningkatkan posisinya melalui langkah-langkah strategis. Khusus pada Indeks Tata Kelola Berkelanjutan, Provinsi Jambi menempati urutan ke-5 (skor 67,96) setelah (1) DI. Yogyakarta; (2) Kalimantan Barat; (3) Bali; (4) Kep. Bangka Belitung

Baca Juga :  Berantas Judi Online, HP Para Prajurit Kodim 0420/Sarko di Periksa

Strategi Utama Meningkatkan Daya Saing Jambi

Agar pertumbuhan ekonomi Jambi semakin berkelanjutan, beberapa rekomendasi penting disarankan:

Meningkatkan Produktivitas Ekonomi: Mengembangkan sektor berbasis pertanian, perdagangan, industri, dan pariwisata akan memperkuat daya saing lokal. Dengan fokus pada sektor-sektor ini, Jambi dapat meningkatkan output ekonomi sekaligus memperluas peluang kerja.

Memaksimalkan Investasi Jangka Pendek: Pengaruh investasi di bidang pertanian, infrastruktur, dan kelembagaan akan terasa lebih cepat dan mendorong pertumbuhan yang solid. Peningkatan infrastruktur misalnya, dapat memberikan dampak langsung terhadap aksesibilitas dan efisiensi distribusi hasil pertanian.

Modernisasi dan Perluasan Pertanian: Mengutamakan pertanian sebagai sektor andalan perlu diprioritaskan. Transformasi pertanian ini diharapkan membawa perubahan struktural yang berdampak signifikan dalam jangka panjang.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hasil Munaslubsus, PJS Ubah Nama Jadi Pro Jurnalismedia Siber

Daerah

Ratusan Ibuk-ibuk Srikandi Kayu Aro Dukung Paslon Monadi -Murison

Advertorial

Satgas Pra TMMD dan Warga Gotong Royong Turunkan Kayu
HUT ke-67 Kabupaten Kerinci

Advertorial

Sidang Paripurna HUT ke-67 Kabupaten Kerinci Berlangsung Khidmat

Advertorial

Beredar Vedio…Gubernur Al Haris Bagikan Momen Saat Berada di IKN
Wisata Alam Danau Kaco Kerinci

Daerah

Objek Wisata Danau Kaco Kerinci Jambi Ditutup Sementara

Advertorial

Warisan Alam dan Budaya Jambi Butuh Ekosistem
Festival Budaya Kerinci 2025

Advertorial

Festival Budaya Kerinci 2025 Ajak Masyarakat Menelusuri Jejak Budaya Leluhur