Jakarta, http://Eksisjambi.com – Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan Pergelaran Seni dan Budaya Reguler untuk Masyarakat pada Minggu pagi (3/5) di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).
Kegiatan ini berlangsung di Spot Budaya Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, dan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendekatkan seni dan budaya kepada masyarakat melalui ruang publik yang terbuka dan mudah di akses.
Pergelaran kali ini menggandeng Sanggar Perkumpulan Banteng Malang dengan menampilkan beragam kesenian khas Betawi yang berhasil menarik perhatian pengunjung HBKB. Suasana kian meriah dengan penampilan Orkes Dangdut yang memadukan unsur musik tradisional dan modern, mengundang masyarakat untuk ikut bernyanyi dan berjoget bersama.
Selain pertunjukan musik, atraksi Silat Betawi turut menjadi daya tarik utama. Penampilan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya, khususnya bagi generasi muda. Gerakan silat yang dinamis sarat akan nilai filosofis, seperti kebersamaan, keceriaan, dan kearifan lokal yang telah di wariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat Betawi.
Antusiasme terlihat jelas dari berbagai kalangan, terutama anak-anak yang ikut terlibat langsung dalam aktivitas interaktif. Kegiatan ini di nilai mampu memberikan pengalaman budaya yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan identitas lokal di tengah kehidupan perkotaan yang modern.
Melalui program Pergelaran Seni dan Budaya Reguler ini, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta terus mendorong optimalisasi ruang publik sebagai wadah ekspresi seni. Upaya ini sekaligus mempererat interaksi antara masyarakat dengan warisan budaya Betawi.
Ke depan, kegiatan serupa di harapkan dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga mampu menumbuhkan rasa cinta, kepedulian, serta kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal di tengah dinamika kota global.**







