Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Selasa, 28 April 2026 - 06:36 WIB

Insiden Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Masih Berlangsung

Oplus_131072

Oplus_131072

Bekasi,http://Eksisjambi.com  –  Kecelakaan kereta api terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026). Hingga pukul 01.31 WIB, pemerintah bersama operator kereta masih melakukan evakuasi korban di lokasi kejadian.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan pembaruan terkini langsung dari lokasi kejadian.

Dudy mengungkapkan, hingga pukul 01.00 WIB tercatat empat orang meninggal dunia akibat insiden tersebut. Selain itu, sebanyak 71 penumpang berhasil dievakuasi dari dalam rangkaian kereta dan saat ini mendapatkan perawatan intensif.

“Per jam satu ini, korban meninggal dunia ada empat orang. Kemudian yang telah kami evakuasi dari dalam kereta sebanyak 71 orang. Kami memastikan seluruh korban luka mendapatkan penanganan medis yang optimal,” ujar Dudy.

Baca Juga :  Wujud Pengelolaan Keuangan Tertib dan Profesional Bupati Tanjab Timur Dillah Hikma Sari Serahkan LKPD 2025.

Proses evakuasi, lanjutnya, masih terus dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan. Petugas di lapangan masih berupaya mengeluarkan sejumlah korban yang diduga masih terjebak di dalam gerbong kereta.

“Kami melakukan evakuasi sekuat tenaga. Saat ini masih ada beberapa korban yang terperangkap di dalam kereta,” tambahnya.

Berdasarkan informasi awal, insiden ini bermula sekitar pukul 20.55 WIB, diawali dengan adanya temperan sebuah taksi berwarna hijau di perlintasan sebidang JPL 85. Kejadian tersebut diduga mengganggu sistem operasional perkeretaapian di area emplasemen Stasiun Bekasi Timur.

Meski demikian, pemerintah belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Proses investigasi sepenuhnya diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk dilakukan kajian lebih mendalam.

Baca Juga :  Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

“Untuk kronologi lengkap dan penyebab kecelakaan, kami serahkan kepada KNKT agar dapat diteliti secara detail,” jelasnya.

Sementara itu, di dalam rangkaian kereta diperkirakan masih terdapat sekitar enam hingga tujuh orang yang belum berhasil dievakuasi. Petugas juga telah melakukan pemotongan rangkaian pada bagian Kereta Anggrek guna mempercepat proses penanganan, dan sebagian rangkaian telah ditarik mundur dari lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk petugas KAI, tim medis, serta aparat keamanan. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menghindari area sekitar lokasi kejadian guna memperlancar proses evakuasi.**

Share :

Baca Juga

Hukum

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

Daerah

Gubernur Jambi Dukung Pembangunan PLTA Kerinci Merangin Hidro 
Beasiswa Juara Kota Sungai Penuh

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Luncurkan Beasiswa JUARA untuk Putra – Putri Terbaik Daerah
Ayatollah Ali Khamenei

Internasional

Ayatollah Ali Khamenei Sampaikan Pesan Natal: Dunia Butuh Ajaran Yesus Melawan Penindasan

News

Blusukan dan Kampanye AZ-FER di Rawang, kembali di Banjiri Massa

Daerah

upacara peringatan Hut ke-59 Bank Jambi di Kota Sungai Penuh
Humas POLRI

Internasional

Peringati Hari Jadi ke-74, Humas Polri Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah

Bangko

Rayakan HUT RI ke- 79 Kodim Sarko Adakan Berbagai Macam Perlombaan