JAKARTA, http://Eksisjambi.com.- Fernando Martin, umur 44 tahun jadi korban kapal tenggelam pada kecelakaan di Labuan Bajo Indonesia.
Fernando merupakan sosok pelatih tim putri B di Valencia. Bahkan mereka telah mengumumkan tragedi kejadian ini melalui sebuah unggahan di media sosial. Terkait hal demikian, Real Madrid juga sudah merilis pernyataan bela sungkawa terkait peristiwa itu
“Real Madrid, Presiden dan Dewan Direksi sangat berduka atas meninggalnya Fernando Martin, pelatih Tim putri Valencia C.F B dan tiga anaknya dalam kecelakaan kapal di Indonesia.”
Selain Fernando, isteri dan tiga anaknya berumur 12, 10, 9 tahun juga menjadi korban pada tragedi itu. Kecelakaan kapal tersebut terjadi pada hari Jumat 26/12/2025.
Sebelum kejadian, kapal itu mengangkut 11 orang yang terdiri dari wisatawan asing yaitu Fernando Martin dan keluarganya, empat anak buah kapal, dan satu orang pemandu wisata.
Sebelumnya, kapal ini menuju ke wisata ke Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo (TNK). Selanjutnya mereka bergerak ke Pulau Padar untuk melakukan treking, di sinilah kecelakaan mulai terjadi.
Hingga saat ini, proses pencarian korban sudah di lakukan lima nautical mile dari jarak lokasi dan masih di lanjutkan pada hari Minggu 28/12/2025.
Pencarian empat korban yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Spanyol masih di lakukan.
“Pencarian hari ketiga terhadap empat orang WNA Spanyol ini akan di lanjutkan pada esok hari (Minggu, 28 Desember)” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere Fathur.***







