Eksisjambi.com. Tanjab Timur – Upaya yang dilakukan jajaran Kapolsek Kecamatan Mendahara bersama masyarakat setempat saat menggagalkan penyelundupan benih lobster senilai Rp 5 miliar, yang sudah dikemas dalam kantong plastik berencana melakukan pengiriman melalui jalur laut secara ilegal. Sekitar pukul, 06.00 Wib namun aksi tersebut telah bocor.
Aksi pelaku yang menggunakan kendaraan spedboad sempat melakukan kejar – kejaran hingga akhirnya pelaku tersebut membantingkan kenderaannya kedaratan dan pelaku malah melarikan diri. Selasa (23/4/2024).
Salah seorang warga setempat, H.SL ketika dikonfirmasi mengatakan, penyelundupan benih lobster secara ilegal pada dasar sudah sering terjadi, sasarannya melalui jalur sungai Kuala Mendahara, dalam aksi pelaku yang membawa benih lobster secara ilegal menggunakan kendaraan speedboad sempat kita lakukan pengejaran. Namun pelaku tak mau berhenti hingga speedboad yang digunakan pelaku tersebut malah membantingkan kenderaanya kedaratan dan pelaku malah melarikan diri.
“Benih lobster dalam kardus yang rencananya akan dikirim melalui jalur laut, sempat digagalkan oleh pihak jajaran Polsek Mendahara, untuk benih lobster yang berisi dalam kantong plastik ini senilai Rp 5 miliar, kita berharap kedepan untuk pengamanan agar dapat lebih diperketat baik itu dijalur darat maupun di jalur laut,” katanya.
Sementara Kapolsek Kecamatan Mendahara, AKP, M, Rafisal belom dapat kita lakukan konfirmasi disebabkan saat ini pelaku masih dalam pengejaran, untuk saat ini benih lobster yang ada dalam kenderaan speedboad tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian setempat,” pungkasnya.(Mul)







