Home / Daerah / Nasional / News

Selasa, 16 Desember 2025 - 08:26 WIB

Kelompok Tani Perintis Buka Lahan Gambut Terlantar, Dukung Program Swasembada Pangan Kota Sungai Penuh

Kelompok Tani Perintis

Kelompok Tani Perintis

SUNGAI PENUH, http://Eksisjambi.com –  Semangat gotong royong ditunjukkan Kelompok Tani Perintis Desa Tanjung Muda, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, dalam mendukung program Pemerintah Kota Sungai Penuh menuju swasembada pangan.

Secara tradisional, para petani membuka lahan gambut yang telah lama terlantar dengan menggunakan peralatan sederhana seperti tangan dan golok untuk dijadikan lahan persawahan produktif.

Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Alfin–Azhar, yang menargetkan terwujudnya Kota Sungai Penuh sebagai daerah swasembada pangan.

Ketua Kelompok Tani PERINTIS, Hendri, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh kebijakan dan program pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat.

Baca Juga :  Pabung Sarolangun Ikuti Sosialisasi Pencegahan Bahaya Paham Intoleran dan Radikalisme

“Kami dari Kelompok Tani PERINTIS siap mendukung program Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mewujudkan swasembada pangan. Ini adalah bentuk komitmen kami sebagai petani,” ujar Hendri.

Ia juga menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong akan terus dijaga bersama anggota kelompok tani dan masyarakat sekitar dalam membuka lahan-lahan tidur yang masih belum termanfaatkan.

“Kami akan tetap semangat bersama masyarakat. Insyaallah, lahan tidur yang belum terbuka akan kami upayakan untuk diolah secara bergotong royong,” tambahnya.

Kelompok Tani PERINTIS menargetkan pembukaan lahan sawah tidur seluas 12 hektare. Hingga saat ini, kegiatan gotong royong pembukaan lahan tersebut telah memasuki minggu ke-10 dan terus berjalan dengan penuh semangat.

Baca Juga :  Toyota Fortuner Siap Berubah Total Diprediksi 2026, Diesel Hybrid Jadi Andalan

Keberhasilan pengolahan kembali lahan yang telah puluhan tahun terbengkalai ini juga tidak terlepas dari perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Sungai Penuh, khususnya melalui upaya normalisasi Sungai Batang Merao. Dengan normalisasi tersebut, aliran air kembali lancar sehingga lahan-lahan tidur di sekitarnya kini dapat diolah kembali menjadi sawah produktif.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian, kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kota Sungai Penuh secara berkelanjutan. (*)

Share :

Baca Juga

Pulau Nauru

Internasional

Pulau Nauru, Dulu Negara Terkaya Dari Hasil Tambang Kini Bangkrut
Terowongan antarbintang

Artikel

Astronom Temukan “Terowongan Antarbintang” di Tata Surya

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 22 Mei 2026, Klaim Skin dan Hadiah Gratis 

Advertorial

Sekda Sudirman Buka Rakor Tarif Batas Atas dan Bawah Air Minum

Advertorial

DPRD Provinsi Jambi Terima Kunker Pansus X DPRD Provinsi Jawa Tengah
Dunia Ghaib

Daerah

Tidak Asing Dengar Kata Mistis, Namun Tidak Tau Bentuknya

Advertorial

Gubernur Al Haris Dorong Porang Jadi Komoditi Unggulan

Advertorial

Pemkab Kerinci Gelar Upacara Peringatan HUT Korpri Ke 52 Tahun 2023