Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:17 WIB

Keutamaan Sedekah Air: Meneladani Kedermawanan Utsman bin Affan

Keutamaan sedekah air dalam Islam berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW

Keutamaan sedekah air dalam Islam berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW

JAMBI, Eksisjambi.com – Dalam ajaran Islam, sedekah memiliki banyak bentuk dan keutamaan. Salah satu sedekah yang sangat di anjurkan adalah memberikan air minum kepada sesama. Hal ini sebagaimana di jelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang di riwayatkan oleh Sa’ad bin Ubadah.

Dalam riwayat tersebut, Sa’ad bin Ubadah pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling afdal?” Beliau menjawab, “Memberi minum air.” (HR. An-Nasa’i No. 3694 & 3695).

Hadis ini menegaskan bahwa air merupakan kebutuhan dasar manusia yang memiliki nilai kemanusiaan dan spiritual yang sangat tinggi. Memberikan akses air bersih tidak hanya membantu kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi amalan yang pahalanya terus mengalir.

Sejarah Islam mencatat kisah inspiratif dari Utsman bin Affan, salah satu sahabat Nabi yang di kenal dermawan. Pada masa Rasulullah SAW, kota Madinah pernah mengalami kekeringan hebat. Saat itu, satu-satunya sumber air yang layak konsumsi adalah Sumur Raumah yang di miliki oleh seorang Yahudi.

Baca Juga :  Jejak Ekonomi Nabi Muhammad: Dari Penggembala hingga Konseptor Negara Madinah

Air dari sumur tersebut di jual dengan harga tinggi, sehingga memberatkan masyarakat. Melihat kondisi tersebut, Utsman bin Affan kemudian membeli sumur tersebut dan menjadikannya sebagai wakaf untuk kepentingan umum.

Sejak saat itu, seluruh masyarakat Madinah dapat menikmati air secara gratis tanpa harus terbebani biaya. Tindakan ini menjadi salah satu contoh nyata kepedulian sosial dan investasi akhirat yang luar biasa.

Apa yang di lakukan oleh Utsman bin Affan menjadi inspirasi bagi umat Islam hingga kini. Sedekah air, seperti membangun sumur atau menyediakan sarana air bersih, termasuk dalam amal jariyah amal yang pahalanya terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia.

Baca Juga :  Digerebek Warga, Kepsek SD di Tasikmalaya Diduga Pesta dengan 5 Gadis di Bawah Umur 

Di tengah berbagai tantangan akses air bersih di sejumlah daerah, semangat berbagi air menjadi semakin relevan. Selain membantu kebutuhan dasar masyarakat, sedekah ini juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang berdampak luas.

Melalui kisah dan teladan para sahabat Nabi, umat Islam di ajak untuk terus menebar kebaikan, salah satunya dengan menyediakan air bersih bagi yang membutuhkan. Dengan niat yang tulus, sedekah air bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi investasi akhirat yang bernilai abadi.

Sebagaimana di contohkan oleh Utsman bin Affan, kebaikan yang sederhana dapat memberikan manfaat besar bagi banyak orang dan menjadi warisan pahala yang tidak pernah terputus.**

Share :

Baca Juga

Yusril Ihza Mahendra

Daerah

KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Yusril: Penegakan Hukum Indonesia Masuki Era Baru
Bupati kerinci dan WAKO Sungai Penuh

Advertorial

Wako Alfin & Bupati Monadi Tinjau Pemberkasan PPPK di Polres Kerinci

Daerah

PKS Resmi Usung AZ-FER Pada Pilwako Sungai Penuh 2024

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 23 Juli 2026, Klaim Skin Hadiah Gratis

Daerah

Masyarakat Lagan Uluh Siap Menangkan Paslon 02 Dillah – Muslimin Tanja

Daerah

Kasus Dana (DAK) SMAN 2 Tanjab Barat Masih Berlangsung Di Pengadilan Negeri Tepikor Jambi
Prediksi Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Daerah

Prediksi Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026, Ini Penjelasannya

Kota Sungai Penuh

Gelar Musrenbang 2021 Wawako Zulhelmi : Optimal Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kota Sungai Penuh