Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Senin, 26 Januari 2026 - 19:06 WIB

Komisi XI DPR Soroti Rupiah Mendekati Rp17.000 per Dolar AS

DPR RI Sorot Pelemahan Rupiah

DPR RI Sorot Pelemahan Rupiah

JAKARTA, http://Eksisjambi.com –  Komisi XI DPR RI menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah yang kembali mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius parlemen, mengingat pelemahan rupiah terjadi saat inflasi domestik relatif terjaga dan fundamental ekonomi nasional di nilai masih cukup kuat.

Anggota Komisi XI DPR RI menilai, tekanan terhadap nilai tukar rupiah tidak semata-mata di sebabkan oleh faktor global, seperti kebijakan moneter ketat bank sentral AS, ketegangan geopolitik, serta perlambatan ekonomi dunia. Sentimen pasar domestik juga di sebut turut memengaruhi pergerakan rupiah dalam beberapa waktu terakhir.

“Pelemahan rupiah ini harus di cermati secara serius. Fundamental ekonomi Indonesia sebenarnya masih cukup baik, inflasi terkendali, dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Artinya, ada faktor lain, termasuk sentimen pasar, yang perlu di respons dengan tepat,” ujar anggota Komisi XI DPR RI dalam keterangannya.

Baca Juga :  Uang Primer Indonesia Tumbuh 18,3 Persen pada Februari 2026, Capai Rp2.228 Triliun

Komisi XI DPR RI pun mendorong Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) untuk merespons kondisi tersebut secara cepat, terukur, dan profesional. Langkah stabilisasi nilai tukar di nilai penting agar pelemahan rupiah tidak berlanjut dan menimbulkan dampak lanjutan terhadap perekonomian nasional.

Menurut DPR, pelemahan rupiah berpotensi menekan daya beli masyarakat akibat kenaikan harga barang impor, meningkatkan biaya produksi sektor industri, serta memengaruhi stabilitas dunia usaha.

Meski di sisi lain dapat memberikan peluang bagi ekspor, DPR mengingatkan agar fluktuasi nilai tukar tetap berada dalam batas yang wajar dan terkendali.

Komisi XI juga meminta Bank Indonesia untuk terus memperkuat bauran kebijakan moneter, termasuk optimalisasi intervensi di pasar valuta asing, pengelolaan likuiditas, serta komunikasi kebijakan yang efektif guna menjaga kepercayaan pelaku pasar.**

Baca Juga :  BI Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Program KATALIS P2DD

Selain itu, DPR mendorong Pemerintah untuk memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan struktural, guna menjaga stabilitas ekonomi makro di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

“Stabilitas nilai tukar sangat penting bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, sinergi antara Pemerintah, Bank Indonesia, dan otoritas terkait harus terus di perkuat agar rupiah tetap stabil dan kepercayaan pasar terjaga,” tegas DPR.

Komisi XI DPR RI menegaskan akan terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah serta langkah-langkah kebijakan yang di ambil oleh Pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Keterlibatan Generasi Muda dalam Pesta 2024 (Pesta Demokrasi) Oleh : Harul Mukri Ananta
Ratusan pemudik tersesat di area persawahan Purwomartani, Sleman

Daerah

Ratusan Pemudik Tersesat di Sawah Sleman, Diduga Ikuti Arahan Google Maps

Bangko

Wawww…!, Gedung DPRD Merangin Tanpa Bendera Merah Putih

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Sidak Puskesmas dan Kantor Camat

Advertorial

Guru Pilar Moral Pendidikan Holistik di Provinsi Jambi
esports mobile

Daerah

Kode Redeem Free Fire Aktif 24 Januari 2026, Klaim Skin hingga Bundle Eksklusif

News

HUT DPD RI ke-19 di Kantor Perwakilan Provinsi Sulsel Berlangsung Khidmat
kode redeem mlbb

Daerah

Kode Redeem MLBB 28 Januari 2026 Terbaru, Klaim Skin Gratis