Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:34 WIB

BI Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Program KATALIS P2DD

Bank 🏦 Indonesia

Bank 🏦 Indonesia

JAKARTA ,  – Bank Indonesia (BI) bersama Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) terus memperkuat upaya transformasi digital di tingkat daerah melalui peningkatan kapasitas pemerintah daerah (Pemda).

Langkah tersebut di lakukan guna mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), sekaligus mendorong digitalisasi layanan publik dan pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

Salah satu inisiatif yang di tempuh adalah peluncuran Program Peningkatan Kapasitas dan Literasi Sinergi P2DD (KATALIS P2DD) yang di rancang untuk memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola keuangan dan pelayanan publik.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, dalam kegiatan “Inisiasi KATALIS P2DD” menegaskan bahwa program tersebut merupakan langkah konkret dalam mempercepat digitalisasi transaksi keuangan di daerah.

Baca Juga :  RSUP Dr. M. Djamil Jadi Rujukan Benchmarking Penerapan Unit Cost bagi BMHS Group

Menurutnya, KATALIS P2DD juga menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam konsep Asta Cita, khususnya dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berbasis digital.

“Program KATALIS P2DD merupakan langkah konkret dalam mendukung agenda pembangunan nasional Asta Cita sekaligus mempercepat digitalisasi keuangan daerah secara lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Filianingsih.

Melalui program ini, BI bersama Satgas P2DD berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk memperluas penerapan transaksi digital dalam berbagai layanan pemerintah. Fokus utamanya antara lain peningkatan literasi digital aparatur daerah, penguatan sistem pembayaran elektronik, serta optimalisasi integrasi layanan keuangan daerah berbasis digital.

Baca Juga :  Rupiah Menguat Tajam ke Rp18.051 per Dolar AS Usai BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50%

Selain itu, KATALIS P2DD juga di harapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah melalui sistem transaksi non-tunai yang lebih aman, efisien, dan dapat di pantau secara transparan.

Dengan sinergi yang kuat antara BI, kementerian/lembaga terkait, serta pemerintah daerah, implementasi digitalisasi di sektor publik di harapkan dapat berjalan lebih cepat dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Harga Kopi Dunia Menguat, Cuaca di Brasil Picu Kekhawatiran Pasokan dan Kualitas Panen
Gempa Jambi

Daerah

Gempa Bumi Magnitudo 3,3 Guncang Kerinci – Sungai Penuh

Internasional

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Denda Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan

Daerah

Bupati & Wabup Kerinci Lakukan Sholat Idul Fitri 1444 Hijrah tahun 2023 di Lapangan Semurup

Daerah

7 Calon Paskibraka Sungai Penuh Lolos Tingkat Provinsi Jambi, 1 Kembali Bertugas di Daerah
Kode Redeem MLBB Hari ini

Daerah

Daftar Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 15 Maret 2026, Klaim Skin, Diamond, hingga Emote Gratis
Walikota Sungai Penuh Alfin, SH

Kota Sungai Penuh

Wako Alfin Pimpin Apel Sumpah Pemuda ke-97

Daerah

Pemkot Canangkan Vaksinasi Covid-19