SUNGAI PENUH, http://Eksisjambi.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat sektor perkebunan dengan mendorong pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu unggulan daerah. Melalui Program Pengembangan Komoditas Kopi Tahun Anggaran 2026, Kota Sungai Penuh menerima bantuan kegiatan perluasan tanaman kopi Arabika seluas 400 hektare.
Program tersebut diwujudkan melalui penyaluran 400.000 batang bibit kopi Arabika bersertifikat kepada kelompok tani yang tersebar di tiga kecamatan. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat sekaligus memperkuat posisi Kota Sungai Penuh sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas di Provinsi Jambi.
Adapun rincian penerima bantuan meliputi:
- Kecamatan Kumun Debai menerima alokasi terbesar, yakni untuk 11 kelompok tani dengan luas lahan 219 hektare dan 219.000 batang bibit.
- Kecamatan Pondok Tinggi memperoleh bantuan bagi 8 kelompok tani dengan luas areal 127 hektare serta 127.000 batang bibit.
- Kecamatan Sungai Bungkal menerima bantuan untuk kelompok tani dengan luas lahan 54 hektare dan 54.000 batang bibit.
Penyerahan bibit secara simbolis telah dilakukan oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, kepada perwakilan kelompok tani pada Jumat (11/9/2026) di Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan perkebunan sebagai penopang perekonomian masyarakat.
Seluruh bantuan perluasan kopi Arabika tersebut kini telah disalurkan kepada kelompok tani penerima manfaat. Bibit yang diberikan merupakan bibit bersertifikat dengan kualitas yang baik dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan lahan.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap program ini mampu meningkatkan hasil produksi kopi masyarakat, memperluas areal tanam, serta membuka peluang peningkatan pendapatan petani. Selain itu, keberadaan bibit unggul diharapkan dapat menghasilkan kopi dengan kualitas yang semakin kompetitif sehingga mampu memperluas pasar, baik di tingkat regional maupun nasional.
Pengembangan kopi Arabika juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Dengan dukungan pemerintah melalui penyediaan bibit unggul dan perluasan lahan tanam, sektor perkebunan kopi di Kota Sungai Penuh diyakini akan semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani di masa mendatang.*







