Home / Daerah / Hukum / Kota Sungai Penuh / Nasional / News / Peristiwa

Senin, 1 Desember 2025 - 14:59 WIB

Kronologis Anak 7 Tahun Meninggal Usai Terjebak di Dalam Istana Balon di Kota Sungai Penuh

Istana Balon di Kota Sungai Penuh Makan Korban

Istana Balon di Kota Sungai Penuh Makan Korban

SUNGAI PENUH, http://Eksisjambi.com– Peristiwa tragis terjadi di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh pada Minggu malam (01/12/2025), Seorang anak bernama Gilang (7) meninggal dunia setelah di temukan tak sadarkan diri di dalam wahana istana balon yang sudah di tutup dan di lipat oleh pemiliknya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para orang tua agar lebih berhati-hati mengawasi anak saat bermain di area publik.

Pukul 20.00 WIB, Korban Gilang bersama keluarganya berada di Lapangan Merdeka. Setelah makan bakso, Gilang meminta izin kepada orang tuanya untuk bermain di wahana istana balon yang terletak di lokasi tersebut.

Pukul 21.00 WIB, Hingga satu jam berselang, Gilang tak kunjung kembali. Orang tuanya mulai panik dan langsung mencari keberadaan sang anak di sekitar Lapangan Merdeka.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Membuka Secara Resmi Kegiatan Festival Arakan Sahur Ke Dua

Ibu korban sempat bertanya kepada pemilik istana balon mengenai keberadaan Gilang, namun pemilik wahana menjawab tidak melihat anak tersebut bermain di sana.

Pukul 21.15 WIB, Saksi yang merupakan kakek korban, Saprudin, kembali mendatangi pemilik istana balon, Patman Jaya, dan meminta agar wahana yang sudah di tutup dan di lipat tersebut di buka kembali.

Saat di buka, seluruh keluarga terkejut ketika mendapati Gilang berada di dalam tumpukan istana balon, dalam kondisi terlentang dan tidak sadarkan diri.

Pukul 21.25 WIB, Korban segera di bawa ke Rumah Sakit DKT Sungai Penuh oleh orang tua dan kakeknya untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Kembali Meraih WTP 

Pukul 21.30 WIB, Setibanya di rumah sakit, dokter jaga menyatakan bahwa Gilang telah meninggal dunia.

Peristiwa tersebut membuat warga sekitar Lapangan Merdeka syok dan menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.

Hingga berita ini di turunkan, pihak kepolisian di kabarkan telah melakukan langkah awal pengumpulan keterangan dari saksi dan pemilik wahana.

Tragedi ini menjadi peringatan bagi seluruh orang tua agar tidak melepas pengawasan terhadap anak, terutama saat berada di fasilitas permainan yang ramai dan berpotensi berbahaya jika tidak di awasi secara ketat.(*)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gratiskan Sambungan Air Minum bagi 600 MBR
Kode Redeem Free Fire terbaru

Daerah

Update Kode Redeem Free Fire 17 Februari 2026, Klaim Hadiah

Advertorial

Gubernur Alharis Lepas 2 Bus Mudik Gratis dan Ingin Menyenangkan Warga

Advertorial

PJU Jalan Nasional Padam, Dishub Kerinci Surati Balai PTD Jambi
LKPD 2025 Tanjung Jabung Timur

Daerah

Wujud Pengelolaan Keuangan Tertib dan Profesional Bupati Tanjab Timur Dillah Hikma Sari Serahkan LKPD 2025.

Daerah

Gempa Besar Mindanao Filipina Picu Kerusakan dan Ancaman Tsunami

Daerah

Bupati H. Adirozal Terima Tamu Istimewa

Daerah

Lemang Tapai Jadi Primadona Menu Berbuka Puasa