Home / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News / Sosbud

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 21:24 WIB

Kursi Rajo Bukit Batuang, Jejak Adat Minangkabau

Oplus_131072

Oplus_131072

eksisjambi.com, Pesisir Selatan – Di tengah lebatnya kebun rakyat di Bukit Batuang, Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, tersembunyi sebuah situs bersejarah yang dikenal sebagai “Kursi Rajo”. Terletak di ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut, situs ini menjadi saksi bisu jejak peradaban dan kebesaran adat Minangkabau masa silam.

Situs Kursi Rajo dulunya bukan sembarang tempat. Ia merupakan lokasi musyawarah adat yang dihadiri oleh Penghulu Nan Selapan, yaitu delapan tokoh adat utama yang memegang peranan penting dalam pengambilan keputusan di tingkat nagari.

 “Dulu, ini adalah tempat penghulu membahas hal-hal penting yang menyangkut nagari. Semua keputusan besar dibuat di sini,” ujar Syahril, tokoh masyarakat setempat.

Menurut cerita turun-temurun masyarakat, Bukit Batuang dulunya merupakan pusat perkampungan masyarakat Puluik-Puluik sebelum mereka berpindah ke dataran yang lebih rendah. Sisa-sisa masa lampau kini hanya berupa gundukan tanah dan batu, namun tetap menyimpan nilai historis yang tinggi.

Baca Juga :  PJ Bupati Asraf Lepas Secara Resmi Kerinci Bike Adventure

 “Kami masih menjaga cerita ini agar generasi muda tahu, bahwa di sini dulu ada peradaban yang sangat kaya,” tambah Syahril.

Meski sederhana secara fisik, Kursi Rajo mencerminkan bagaimana masyarakat Minangkabau sejak dahulu telah menerapkan sistem demokratis berbasis musyawarah. Tempat ini dulunya menjadi ruang sidang adat, tempat hukum adat ditegakkan, dan kebijakan nagari dibentuk.

Sayangnya, hingga kini situs Kursi Rajo Bukit Batuang belum tersentuh upaya pelestarian serius dari pemerintah daerah. Padahal, nilai sejarah dan potensi edukatif nya sangat besar.

“Sayang sekali jika tempat bersejarah seperti ini tidak dilestarikan. Padahal, ini bisa menjadi daya tarik wisata yang memperkenalkan adat Minangkabau kepada generasi muda dan wisatawan,” ungkap Asril

Baca Juga :  Sekda Tanjab Barat Hadiri Kegiatan Gemapatas 1 juta Patok Secara Serentak Di Seluruh Indonesia

Warga berharap pemerintah maupun akademisi dapat melakukan dokumentasi dan penggalian sejarah lebih dalam. Selain itu, peningkatan akses jalan menuju lokasi dan papan informasi sejarah dinilai sangat penting agar situs ini tidak hilang ditelan waktu.

Kursi Rajo di Bukit Batuang bukan hanya saksi diam, tetapi juga pengingat bahwa Minangkabau punya warisan sosial-budaya yang sangat kaya. Di tempat inilah nilai-nilai kearifan lokal pernah hidup dan menjadi dasar pengambilan keputusan masyarakat.

Pelestarian situs ini bukan hanya soal menjaga benda mati, tetapi juga tentang merawat ingatan kolektif dan identitas budaya masyarakat Minangkabau.(*)

Share :

Baca Juga

BMW ASTRA

Internasional

BMW Astra Tawarkan Program Spesial Hingga Garansi hingga 8 Tahun

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gelar Isra’ Mi’raj 1443 H/2022 M
Rehab Rekon Sumbar

Daerah

Pasca Bencana Sumbar, Mahyeldi: Regulasi Disiapkan, Tanggap Darurat Berjalan

Advertorial

Gubernur Alharis Safari Ramadhan Masjid Al-Aqsho di Seberang Kota Jambi
POLDA JAMBI

Daerah

Polda Jambi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Malam Natal 2025
Jubir Gubernur Alharis

Daerah

Terkait Pengeroyokan Guru, Jubir Pemprov Jambi Bantah Gubernur Tulis Surat Terbuka ke Presiden
Mencari ketenangan hidup

Artikel

Mencari Ketenangan Hidup di Tengah Dunia yang Terlalu Bising
Kode Redeem FF Terbaru

Daerah

Kode Redeem Free Fire 7 Maret 2026 Terbaru, Klaim Hadiah Skin Evo