Kota Sungai Penuh,http://Eksisjambi.com – Suasana khusyuk dan penuh semangat ibadah terasa di Masjid Jamik Kumun Debai pada Selasa malam (10/3/2026), bertepatan dengan malam ke-21 Ramadhan 1447 Hijriah. Malam ini menandai di mulainya sepuluh malam terakhir Ramadhan yang di kenal sebagai fase pembebasan dari api neraka (itqun minan naar).
Ratusan jamaah memadati masjid untuk melaksanakan rangkaian ibadah malam, mulai dari salat tarawih, tadarus Al-Qur’an hingga mendengarkan tausiyah keagamaan. Antusiasme jamaah tampak meningkat karena sepuluh malam terakhir Ramadhan di yakini sebagai waktu paling utama untuk memperbanyak amal ibadah.
Pada kesempatan tersebut, tausiyah di sampaikan oleh Broce, S.PdI., M.PdI, dosen dari IAIN Kerinci, dengan tema “Menjemput Kemuliaan Malam Lailatul Qadar.” Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa sepuluh malam terakhir Ramadhan merupakan momentum emas bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Menurutnya, malam Lailatul Qadar adalah anugerah terbesar yang Allah SWT berikan kepada umat Nabi Muhammad SAW, karena nilai ibadah pada malam tersebut lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan.
“Sepuluh malam terakhir adalah waktu terbaik untuk memperbanyak iktikaf, zikir, membaca Al-Qur’an, dan doa. Siapa yang bersungguh-sungguh dalam ibadah pada malam-malam ini, insya Allah akan mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengajak umat Islam untuk memaksimalkan sisa waktu Ramadhan dengan meningkatkan ketakwaan, memperbanyak sujud, serta memperhalus kerendahan hati di hadapan Allah SWT.
Suasana spiritual yang mendalam terlihat sepanjang kegiatan. Jamaah mengikuti tausiyah dengan penuh perhatian, sementara sebagian lainnya melanjutkan ibadah dengan membaca Al-Qur’an dan berzikir di dalam masjid.
Pengurus Masjid Jamik Kumun berharap momentum sepuluh malam terakhir Ramadhan ini dapat di manfaatkan masyarakat untuk memperbanyak ibadah dan memakmurkan masjid.
“Mari kencangkan ikat pinggang ibadah kita, penuhi shaf-shaf masjid, dan jadikan setiap detik di sisa Ramadhan sebagai jalan untuk meraih ampunan serta rida Allah SWT,” ajak pengurus masjid kepada para jamaah.
Sepuluh malam terakhir Ramadhan memang menjadi waktu yang sangat di nantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Pada periode inilah umat Muslim berlomba-lomba meningkatkan ibadah dengan harapan dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan.*+







