Jakarta, http://Eksisjambi.com – Minat pelaku usaha terhadap pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah peserta yang lolos dalam seleksi Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) Badan Usaha Pelaksana dan Pengelola (BUPP) PSEL gelombang kedua.
Pada seleksi terbaru tersebut, sebanyak 85 entitas di nyatakan lolos seleksi. Jumlah ini meningkat signifikan di bandingkan gelombang pertama yang hanya mencatat 24 entitas.
Peningkatan jumlah peserta ini sekaligus menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap prospek pengembangan proyek PSEL di Indonesia, khususnya dalam mendukung transisi energi bersih dan pengelolaan sampah berkelanjutan.
Partisipasi global dalam proyek ini juga semakin luas. Perusahaan dan konsorsium yang mengikuti seleksi berasal dari berbagai negara, mulai dari Indonesia, Singapura, India, Korea Selatan, China, Jepang, hingga Prancis.
Keterlibatan berbagai perusahaan internasional tersebut menunjukkan bahwa sektor Waste-to-Energy Indonesia mulai menjadi perhatian investor dan pelaku industri global.
Peserta yang berhasil lolos seleksi DPT selanjutnya akan mengikuti tahapan lanjutan dalam proses pengembangan proyek PSEL yang di kelola oleh PT Daya Energi Bersih Nusantara atau Denera.
Pengembangan proyek ini merupakan bagian dari langkah konkret Danantara Indonesia dalam mendorong pembangunan masa depan yang lebih bersih, berkelanjutan, serta rendah emisi karbon.
Program PSEL sendiri di nilai memiliki peran strategis dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan sekaligus menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan. Dengan meningkatnya minat investor dan perusahaan global, pengembangan sektor ini di proyeksikan akan semakin cepat dalam beberapa tahun ke depan.**







