Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:35 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar, Sawit Jadi Andalan Energi Nasional

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Pemerintah Indonesia menargetkan penghentian total impor solar mulai 1 Juli 2026 sebagai bagian dari strategi besar mewujudkan kemandirian energi nasional.

Kebijakan tersebut di sampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menyebut kebutuhan bahan bakar di masa depan akan di penuhi dari sumber energi dalam negeri, terutama melalui pemanfaatan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Menurut Amran, langkah penghentian impor bahan bakar fosil merupakan bagian dari visi besar pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri.

Pernyataan tersebut di sampaikan Amran saat memberikan kuliah umum di Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya menargetkan penghentian impor solar, tetapi juga impor bensin dalam beberapa tahun mendatang.

“Nantinya 100 persen enggak ada impor, bensinnya dari sawit, solarnya dari sawit. Inilah kita di ganggu terus,” ujar Amran.

Amran menjelaskan bahwa Indonesia memiliki keunggulan sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia. Potensi tersebut di nilai mampu menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar nabati berbasis sawit.

Baca Juga :  Bupati M. Syukur Pada Safari Ramadhan 1447 H di- Tabsel Ungkap Komitmen Pemerintah Membangun Infrastruktur

Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dalam pengembangan teknologi pengolahan sawit menjadi bahan bakar bensin. Teknologi ini memungkinkan CPO tidak hanya di olah menjadi biodiesel, tetapi juga menjadi biogasolin atau bensin berbasis sawit.

Salah satu inovasi yang telah di kembangkan adalah Benwit RON 90, produk bensin berbahan baku sawit yang di klaim memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

Saat ini pemerintah telah menjalankan program B40, yakni campuran 40 persen biodiesel dan 60 persen solar. Menurut Amran, implementasi program tersebut telah memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan impor bahan bakar.

Ia menyebut Indonesia kini tidak lagi mengimpor sekitar 5 juta ton solar per tahun berkat penggunaan biodiesel berbasis sawit.

Mulai 1 Juli 2026, pemerintah berencana meningkatkan program tersebut menjadi B50, yaitu campuran 50 persen biodiesel dan 50 persen solar. Dengan peningkatan bauran energi tersebut, impor solar di targetkan di hentikan sepenuhnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tekankan Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

“Wassalam, 1 Juli tutup enggak ada impor solar,” tegas Amran.

Dalam kesempatan itu, Amran juga mengajak kalangan akademisi dan perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam mendorong hilirisasi industri sawit nasional.

Tim peneliti ITS di sebut telah berhasil mengembangkan teknologi Benwit RON 90 yang mampu mengubah minyak sawit menjadi bensin. Berdasarkan hasil penelitian, sekitar 10 kilogram CPO dapat menghasilkan kurang lebih 5 liter bensin.

Teknologi tersebut di nilai berpotensi menghemat hingga 10 persen konsumsi bahan bakar minyak nasional apabila di terapkan secara luas di Indonesia.

Pemerintah berharap pengembangan energi berbasis sawit tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga meningkatkan nilai tambah komoditas sawit Indonesia di pasar global sekaligus mendorong pertumbuhan industri hilir dalam negeri.**

Share :

Baca Juga

Bangko

Babinsa Koramil 420-07/ Sei Manau Latihan Paskibra Bersama Siswa dan Siswi Sma N 4 Merangin
Sumur Jernih Tak Pernah Kering di Madinah

Daerah

Sumur Ajaib yang Menjadi Saksi Mukjizat Besar Nabi Muhammad di Madinah

Daerah

PUTR Provinsi Jambi: Material Jalan Ruas Renah Pemetik Segera Masuk Lokasi

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Safari Ramadan Ke Mesjid Al-ikhlas Desa Intan Jaya Kecamatan Muara Papalik
Jubir Gubernur Alharis

Daerah

Terkait Pengeroyokan Guru, Jubir Pemprov Jambi Bantah Gubernur Tulis Surat Terbuka ke Presiden

Advertorial

Wagub Sani Apresiasi Paguyuban Sinar Mas Adakan Bazar Murah

Daerah

Ketua DPRD Fajran,Terima Buku LPJ APBD 2020

Daerah

Kode Redeem ML Terbaru 3 Maret 2026, Klaim Emote Eksklusif