Home / Daerah / Hukum / Nasional / News / Peristiwa

Rabu, 5 November 2025 - 11:41 WIB

Fakta Terbaru OTT Riau: Gubernur Abdul Wahid Jadi Saksi, Tolak Suap dari Pejabat PUPR!

Fakta Baru OTT Riau

Fakta Baru OTT Riau

Pekanbaru – Fakta mengejutkan terungkap dari operasi tangkap tangan (OTT) yang di lakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Berdasarkan informasi yang di himpun, Gubernur Riau Abdul Wahid di pastikan bukan tersangka, melainkan saksi utama dalam kasus dugaan suap di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau.

Sumber terpercaya menyebutkan, dugaan suap bermula ketika sejumlah pejabat Dinas PUPR bersama beberapa Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) berupaya menyerahkan uang sebesar Rp250 juta kepada Gubernur sebagai “setoran proyek” Namun, langkah tersebut langsung di tolak mentah-mentah oleh Abdul Wahid.

Alih-alih menerima, Gubernur Wahid justru melaporkan tindakan itu ke pihak berwenang, yang kemudian di teruskan ke KPK.

Baca Juga :  SF Hariyanto Lakukan Perombakan, Zulkifli Syukur Dicopot dari Jabatan Asisten I Setdaprov Riau

 Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penyidik KPK segera bergerak dan melakukan operasi tangkap tangan terhadap sejumlah pihak yang di duga terlibat.

Adapun mereka yang di amankan dalam operasi tersebut antara lain:

  1. Arif Setiawan, Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau
  2. Ferry Yonanda, Sekretaris Dinas PUPR Riau Lima Kepala UPT PUPR Provinsi Riau
  3. Tono, Kasi Pembangunan Bidang Bina Marga PUPR
  4. Dua pengusaha rekanan proyek

Selain itu, uang sebesar Rp250 juta yang berasal dari salah satu UPT telah di sita sebagai barang bukti oleh KPK.

Dalam perkembangan penyidikan, Abdul Wahid di periksa sebagai saksi pelapor, bukan sebagai pihak penerima suap.

Sejumlah sumber internal menegaskan bahwa sikap tegas dan integritas Gubernur Wahid dalam menolak serta melaporkan upaya suap tersebut menjadi alasan KPK menempatkannya sebagai saksi kunci dalam kasus ini.

Baca Juga :  Hari Pertama Jabat Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto Tancap Gas Pimpin Rapat Tertutup Bahas Evaluasi APBD 2025

Hingga berita ini di terbitkan, pihak KPK belum memberikan keterangan resmi kepada publik Namun, sejumlah informasi awal menyebut bahwa kasus dugaan suap ini berpotensi menyeret lebih banyak nama pejabat di jajaran Dinas PUPR Provinsi Riau.

Sikap Gubernur Abdul Wahid yang menolak gratifikasi dan memilih melapor ke lembaga antirasuah ini menjadi sorotan publik.

Dan Banyak pihak menilai langkah tersebut sebagai contoh nyata kepemimpinan bersih dan berintegritas di tengah maraknya kasus korupsi di daerah. (*)

Share :

Baca Juga

Bangko

Nalim Ditemui Masa Pendukungnya di- Desa Kapuk

Daerah

Bupati Kerinci Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-69 Provinsi Jambi

Daerah

Bupati Adirozal Bersama Kadis PUPR Kerinci Hadiri Rakornis TMMD 2022.

Advertorial

Pimpinan DPRD Hadiri Rakor Revisi RTRW Kota Sungai Penuh

Advertorial

Ciptakan Pilkada Damai, Pemkab Kerinci Gelar Silaturahmi Bersama Gubernur dan Para Calon Bupati Kerinci di Sungai Langit

Daerah

Kecelakaan Angkutan Batu Bara Terus Terjadi, Ketua DPRD Jambi: Nyawa Masyarakat Tidak Boleh Jadi Taruhan

Bangko

Waw…, Demi Generasi Milenial dan GenZ Berkreasi Nilwan Yahya Buat Program Merangin Sebagai Kota Festival

Daerah

Hilirisasi Perkebunan Perkuat Ketahanan Energi Nasional