Artikel, Eksisjambi.com- Imam Syafi’i rahimahullah adalah salah satu ulama besar dalam Islam yang di kenal sebagai pendiri mazhab Syafi’i. Beliau bukan hanya ahli dalam bidang fiqh, melainkan juga seorang bijak yang meninggalkan banyak nasehat emas penuh makna kehidupan. Kata-kata beliau senantiasa menjadi pelita bagi umat Islam hingga hari ini.
Beberapa nasehat emas Imam Syafi’i yang sarat hikmah dan bisa menjadi pedoman hidup kita:
1. Tentang Ilmu dan Belajar, “Bila kamu tak tahan penatnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan.”Belajar memang melelahkan, namun kebodohan jauh lebih menyakitkan. Nasehat ini mengingatkan kita agar bersabar dalam menuntut ilmu, “Ilmu itu bukan yang di hafal tetapi yang memberi manfaat.”Ilmu sejati adalah ilmu yang di amalkan, bukan sekadar tersimpan dalam hafalan.
2. Tentang Cinta dan Hubungan, “Jangan cintai orang yang tidak mencintai Allah, kalau Allah saja ia tinggalkan, apalagi kamu.”Cinta yang sejati berlandaskan pada Allah. Jika seseorang menjauh dari Allah, bagaimana mungkin ia akan setia pada manusia?
3. Tentang Akhlak dan Husnul Khatimah, “Barangsiapa yang menginginkan husnul khatimah, hendaklah ia selalu bersangka baik dengan manusia.” Akhir yang baik di mulai dari hati yang bersih, salah satunya dengan berprasangka baik, “Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafan sedang di tenun.”Imam Syafi’i mengingatkan bahwa kematian selalu dekat. Jangan lalai dari mengingat Allah.
4. Tentang Doa dan Ibadah, “Doa di saat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran.”, Doa pada waktu tahajud sangat mustajab. Inilah waktu terbaik untuk memohon kepada Allah.
5. Tentang Nasehat dan Pergaulan, “Siapa yang menasehatimu secara sembunyi-sembunyi, maka ia benar-benar menasehatimu. Siapa yang menasehatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu.
“Nasehat terbaik adalah yang di sampaikan dengan lembutdan penuh kasih sayang,bukan di depan umum yang justru mempermalukan,”Apabila engkau memiliki seorang sahabat yang membantumu dalam ketaatan kepada Allah, maka genggam eratlah ia, jangan engkau lepaskan.” Sahabat yang baik adalah harta yang sangat berharga.
6. Tentang Kesabaran dan Kehormatan “Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku,diam ku dari orang hina adalah suatu jawaban. Bukanlah artinya aku tidak mempunyai jawaban, tetapi tidak pantas bagi singa meladeni anjing.” Diam dalam menghadapi hinaan sering kali lebih mulia daripada membalas dengan kata-kata kasar.
7. Tentang Amal dan Keberanian, “Amalan yang paling berat di amalkan ada tiga: dermawan saat yang di miliki sedikit, menghindari maksiat saat sunyi tiada siapa-siapa, dan menyampai kan kata-kata yang benar di hadapan orang yang di harap atau di takuti.” Tiga amalan ini adalah ujian terbesar bagi keimanan seseorang.
8. Tentang Kekuatan Jiwa, “Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kemeralatannya, sehingga orang lain menyangka bahwa dia berkecukupan.”
“Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan amarah, sehingga orang lain mengira bahwa ia merasa ridha.”
“Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga orang lain mengira bahwa ia selalu senang.” Kehebatan bukan hanya soal kekuatan fisik, melainkan keteguhan jiwa dalam menahan diri.
9. Tentang Dunia dan Akhirat “Jadikan akhirat di hatimu, dunia di tanganmu, dan kematian di pelupuk matamu.” Nasehat ini mengajarkan keseimbangan: bekerja di dunia dengan sungguh-sungguh, tapi hati tetap tertambat pada akhirat.
Nasehat-nasehat emas Imam Syafi’i ini adalah mutiara yang tak ternilai. Meski lahir berabad-abad lalu, pesan beliau tetap relevan dengan kehidupan manusia zaman sekarang. Semoga kita bisa mengambil hikmah, mengamalkan, dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.(*)







