
Eksisjambi.com.Merangin -Masih maraknya pasangan yang menikah di usia muda turut menyumbang besaran angka kelahiran. Pertumbuhannya penduduk yang tinggi akan dapat berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan dan tingkat kesehatan, apabila tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas ekonomi.
Hal ini dapat menjadi penyubang tingginya angka stanting, pernyataan ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Merangin, Nilwan Yahya, dihadapan sejumlah Kepala Sekolah Dasar dan para kepala sekolah SMP, dalam Sosialisai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang bertempat di aula kantor Diknas Kabupaten Merangin, pada Jum’at 10/03/2023.
‘’Kita harus memberi didikan dan pemahaman Pendidikan Kependudukan kepada Generasi muda, sasarannya adalah generasi muda, utamanya adalah siswa di sekolah,”ungkap Wabip Merangin, Nilwan Yahya di tengah Forum.
Secara umum jelas wabup, SSK bertujuan memberikan arahan dan pedoman bagi penanggungjawab dan pengelola pendidikan dan guru pembina, dalam melakukan penggarapan program kependudukan, keluarga berencana dan pemberdayaan keluarga.
Keberadaan SSK tersebut, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para pelajar, untuk memikirkan masa depan mereka, terutama pemahaman tentang usia pernikahan.
‘’Pelajar harus di beri pemahaman untuk berpikir, jika menikah harus sudah mampu mempunyai penghasilan dan yang tak kalah penting adalah tentang pemahaman reproduksi, serta bahaya penggunaan Nafza,’’ terang Wabup. -(Bas.R)-







